Sabtu, 11 November 2017 17:15 WITA

Calon yang Diusung PDIP Wajib Ikut Sekolah Partai

Editor: Fathul Khair Akmal
Calon yang Diusung PDIP Wajib Ikut Sekolah Partai
Ketua Bappilu DPD PDIP Sulsel, Muh Iqbal Arifin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PDI Perjuangan menyiapkan kegiatan pembekalan bagi para kandidat yang resmi diusung partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut dalam kontestasi Pilkada serentak 2018 mendatang.

"Jadi, bagi kandidat yang diusung oleh PDIP wajib mengikuti kegiatan Sekolah Partai," tegas Ketua Bappilu DPD PDIP Sulsel, Muh Iqbal Arifin ketika ditemui di Kantor DPD PDIP Sulsel Jalan Gunung Bawakaraeng Makassar, Sabtu (11/11/2017) siang.

Menurut Iqbal, kegiatan Sekolah Partai tersebut merupakan tahapan yang wajib dan rutin diadakan oleh PDIP kepada setiap kandidat usungannya di berbagai gelaran Pilkada.

"Sekolah Partai ini wajib diikuti oleh semua pasangan calon yang diusung PDIP, baik kader maupun non kader. Jadi tidak ada pengecualian," tuturnya.

Disinggung mengenai teknis penyelenggaraan Sekolah Partai tersebut, Iqbal mengungkapkan bahwa secara umum adalah pembekalan dan pemahaman kembali tentang visi dan misi partai.

"Di dalam Sekolah Partai nanti ada dua bilik kelas. Pertama khusus untuk kader dan kedua khusus untuk non kader. Jadi, mirip Lemhanas. Saya kira di partai lain juga ada kegiatan semacam ini," jelasnya.

Calon yang Diusung PDIP Wajib Ikut Sekolah PartaiSeperti diberitakan sebelumnya, dari 12 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada Serentak 2018 di Sulsel, saat ini PDIP telah mengeluarkan surat rekomendasi resmi di enam daerah.  masing-masing Wajo (Amran Mahmud), Jeneponto (Ikhsan Iskandar), Palopo (Judas Amir), Bone (Andi Fahsar Padjalangi), Sinjai (Sabirin Yahya), serta Luwu (Basmin Mattayang).

Sementara itu, enam daerah lainnya baru surat tugas yang telah diserahkan masing-masing kepada Mohammad Ramdhan Pomanto (Makassar), Taufan Pawe (Parepare), Muslimin Bando (Enrekang), Dollah Mando (Sidrap), Ilhamsyah Azikin (Bantaeng), serta Irwan Hamid (Pinrang).

Iqbal menegaskan bahwa terkait usungan PDIP di Pilkada Serentak 2018, PDIP Sulsel adalah partai yang tegak lurus, menjunjung tinggi soliditas serta kesantunan sesama kader, sehingga perpecahan di internal kader karena perbedaan pandangan mengenai kandidat usungan tidak pernah ada.

"Jadi menyangkut Pilkada, kami solid dan saling menghargai sesama kader dan menunggu keputusan akhir DPP partai mengenai rekomendasi Pilkada," pungkasnya.