Rabu, 08 November 2017 22:42 WITA

Paripurna Dijadwalkan, Ketua DPRD Makassar Tak Kunjung Datang

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Paripurna Dijadwalkan, Ketua DPRD Makassar Tak Kunjung Datang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rapat paripurna APBD Perubahan 2017 yang seyogyanya dihelat pada pukul 14.00 WITA, pada Rabu (8/11/2017) akhirnya batal.

Pembatalan itu dikarenakan, surat persetujuan rapat yang disodorkan oleh Sekretaris DPRD Makassar, kurang mendapat satu tanda tangan. Ialah Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta yang emoh menandatangani surat tersebut. Sementara tiga wakilnya, Adi Rasyid Ali, Erick Horas dan Indira Mulyasari Paramastuti menyetujui rapat tersebut.

Namun, menjelang petang, tak ada tanda-tanda rapat paripurna akan digelar. Bahkan, Farouk yang mestinya memimpin rapat paripurna, tak pernah menampakkan batang hidungnya sejak pagi hingga malam di ruang kerjanya.

"Saya sendiri, sudah meminta kepada Sekwan untuk datang ke sana (rumah dinas Farouk) untuk meminta disposisi undangan rapat paripurna hari ini," ungkap Ketua Komisi A, Abdi Asmara, dalam sesi jumpa pers di ruang kerjanya.

Tapi, kata Abdi, menurut pengakuan Sekwan, Farouk tak mau meneken surat tersebut. "Justru diminta untuk dijadwalkan ulang di Badan Musyawarah (Bamus) untuk dijadwalkan ulang rapat paripurna," bebernya.

Paripurna Dijadwalkan, Ketua DPRD Makassar Tak Kunjung Datang

Atas sikapnya, Abdi menyebut, selaku pimpinan, Farouk tak punya etikad baik. Sebab, lanjut politikus Demokrat tersebut, paripurna APBD Perubahan 2017 menyangkut kepentingan rakyat.

Dijelaskan pula, jika saja APBD Perubahan 2017 lambat disahkan, akan berdampak pada banyak hal yang dinilai dapat merugikan rakyat. Alasannya, setelah pengesahan, masih ada tahapan yang mesti dilalui sebelum dijalankan APBD Perubahan tersebut, yakni melakukan asistensi kepada Pemerintah Provinsi Sulsel.

"Banyak proyek-proyek di dinas-dinas yang mesti dijalankan secepatnya, itu menunggu. Dengan terlambatnya ini, asistensi di Pemrov pasti juga terlambat," paparnya.

"Marilah kita punya niat baik. Ini kan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan wali kota. APBD Perubahan ini untuk rakyak kok," tambahnya.

Paripurna Dijadwalkan, Ketua DPRD Makassar Tak Kunjung Datang

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A, Abdul Wahab Tahir juga berharap, pimpinan segera untuk memerintahkan Bamus agar melaksanakan rapat untuk membahas jadwal rapat paripurna.

"Kita harap besok sudah rapat Bamus, dan paling lambat hari Jumat pekan ini kita sudah jadwalkan bisa rapat paripurna. Kita sangat berharap etikad baik dari pimpinan persoalan ini," pinta Wahab yang juga rekan separtai Farouk.

Selain itu, Sekretaris DPRD Makassar, Adwi Awan Umar mengakui telah membawa surat persetujuan rapat paripurna kepada Farouk. Hanya saja, Adwi enggan berkomentar banyak. Ia hanya membenarkan bahwa surat tersebut telah diserahkan langsung untuk didisposisi.

Dari pantauan Rakyatku.com, sejumlah anggota dewan tampak kecewa dan mengeluh atas batalnya jadwal paripurna ini. Sebab, sejak siang tadi, sejumlah anggota dewan menanti kepastian rapat paripurna yang telah diagendakan Bamus sejak kemarin.