Rabu, 08 November 2017 18:57 WITA

Persoalan Tanda Tangan, Farouk Diserang Anggota DRPD Makassar

Editor: Almaliki
Persoalan Tanda Tangan, Farouk Diserang Anggota DRPD Makassar
Farouk M Betta

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rapat paripurna terkait Ranperda APBD Perubahan 2017 batal dilaksanakan, pada Rabu (8/11/2017). Hingga pukul 18.30 WITA, rapat yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WITA, dipastikan tidak akan terlaksana.

Hal itu ditengarai ulah Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta. Pasalnya, Farouk enggan menandatangani surat persetujuan rapat paripurna yang diajukan Sekretaris DPRD Makassar, yang telah dijadwalkan oleh Bamus.

Padahal, ketiga pimpinan DPRD Makassar lainnya, Adi Rasyid Ali (Wakil Ketua), Erick Horas (Wakil Ketua) dan Indira Mulyasari Paramastuti (Wakil Ketua), telah meneken surat tersebut.

"Yang memang tidak mau rapat paripurna ini Ketua DPRD. Saya berani katakan itu. Saya tidak tahu masalahnya apa? Padahal agenda Banggar yang dijadwalkan itu sudah dilaksanakan tadi dan sudah selesai. Jadi apa lagi?" sesal Anggota Fraksi DPRD Makassar, Zaenal Dg Beta, saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, pada Rabu petang.

Dia menyesalkan, sikap Ketua DPRD Makassar. Padahal, katanya, apa yang ingin dibicarakan ialah perihal kepentingan rakyat.

"Sekalian kita juga lihat, siapa yang sebetulnya pro rakyat dan siapa yang tidak pro rakyat. Paripurna ini jauh lebih penting dibanding yang lain," tegasnya.

Selain itu, ia pun menyesali sikap sejumlah anggota Badan Legislasi (Baleg) yang berencana kunjungan kerja ke luar daerah malam ini.

"Tapi saya ini juga anggota Baleg dan tidak pergi," ucap Zaenal, yang diamini oleh Baleg lainnya, William Lauren, Abdi Asrama, dan Wahab Tahir dan sebagainya.

Menurut Zaenal, jika sebagian besar anggota Baleg tetap ngotot untuk berangkat kunjungan kerja, meski rapat paripurna dilangsungkan malam ini, maka dipastikan forum tidak akan kuorum.

"Karena ada 14 anggota Baleg. Kalau sebagai besar berangkat, alasannya nanti itu tidak kuorum dan tidak jadi lagi paripurna," sesalnya.

Beberapa kali Farouk dikonfirmasi via telepon, namun tidak ada jawaban. Pesan singkat yang dilayangkan juga tidak dibalas.