Rabu, 08 November 2017 17:00 WITA

DPRD Makassar Sepakat Upah Imam Masjid dan Tenaga Honorer Dinaikkan

Editor: Andi Chaerul Fadli
DPRD Makassar Sepakat Upah Imam Masjid dan Tenaga Honorer Dinaikkan
Rapat Banggar DPRD Makassar, Rabu (8/11/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar sepakat menaikkan insentif imam masjid, tenaga honorer dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk dimasukkan dalam APBD Perubahan 2017.

Upah ketiga unsur tersebut naik sebesar Rp 450 ribu, menjadi Rp 1 juta. Sebelumnya, tunjangan yang diberikan hanya sebesar Rp 550 ribu.

Sebelum keputusan tersebut akhirnya diketuk palu, sempat terjadi perdebatan yang alot antar anggota Banggar. Hasilnya, keputusan tersebut diambil secara voting. 

Penambahan upah tersebut akan diberikan kepada 7000 lebih pegawai honorer, 143 imam masjid kelurahan dan 143 LPM di seluruh kelurahan.

"Ini adalah persoalan standar biaya, ini ditetapkan dalam setahun. Kalau soal anggaran tidak apa dimasukkan saja di perubahan silahkan, tapi soal implementasinya kita belum tahu, ini kan tinggal sedikit juga waktunya," Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), Erwin Haiyya usai rapat Banggar, di DPRD Makassar, pada Rabu (8/11/2917).

Kendati demikian, meski keputusan tersebut disahkan dalam APBD Perubahan 2017, masih perlu untuk dikonsultasikan kepada pihak Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kementerian Dalam Negeri. "Total anggaran yang digelontorkan untuk itu sebesar Rp 10,7 miliar," ungkapnya.