Senin, 06 November 2017 19:06 WITA

Bur Ditahan Kejati, SYL Panggil Nojeng

Editor: Fathul Khair Akmal
Bur Ditahan Kejati, SYL Panggil Nojeng
Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin, resmi ditahan, Senin (6/11/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) ikut prihatin terhadap penahanan Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar. Bur ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penjualan lahan transmigrasi Desa Laikang, Kabupaten Takalar.

"Saya turut prihatin dengan Bupati Takalar, terkait dengan proses hukum saya tidak bisa ikut campur. Dan kita percaya Kejati telah memproses secara benar, " ujar SYL, Senin (6/11/2017).

Kendati Bur ditahan, SYL menegaskan, roda pemerintahan di Kabupaten Takalar harus tetap berjalan seperti biasa, meskipun kepala daerahnya ditahan. Pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena bupatinya berkasus.

Olehnya itu, gubernur Sulsel dua periode ini akan memanggil Wakil Bupati Takalar, Natsir Ibrahim (Nojeng) untuk membicarakan kondisi pemerintahan di Kabupaten Takalar ke depan, pasca Bur ditahan.

Bur Ditahan Kejati, SYL Panggil NojengBur dan Nojeng

"Di sana masih ada wakil bupati yang harus tetap melakukan koordinasi dengan saya. Saya akan panggil besok untuk membicarakan bagaimana pemerintahan di sana yang harus tetap berjalan dengan baik," tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin akhirnya ditahan oleh Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, pada Senin (6/11/2017).

Burhanuddin digelandang keluar dari ruang pemeriksaan dengan menggunakan rompi pink yang bertuliskan "Tahanan Tipikor" sekira pukul 14:20 WITA. Bur sempat menjalani pemeriksaan sejak pukul 11:00 WITA. 

Burhanuddin dibawa dengan pengawalan ketat oleh jaksa. Sebuah mobil telah menunggunya untuk mengantar ke Rutan. Ia tak memberikan sepatah kata pun kepada awak media saat dari lantai V hingga naik ke mobil.