Jumat, 03 November 2017 16:14 WITA

Kereta Api Trans Sulawesi Soft Launching 10 November

Penulis: Azwar Basir
Editor: Fathul Khair Akmal
Kereta Api Trans Sulawesi Soft Launching 10 November

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali merencanakan akan melakukan soft launching Kereta Api Trans Sulawesi, setelah gerbong kereta api yang ditunggu-tunggu sudah tiba di Kabupaten Barru.

Ini adalah yang ketiga kalinya, Kereta Api Trans Sulawesi akan disoft launching. Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo merencanakan akan melakukan soft launching pada 12 Oktober lalu, atau sebelum puncak HUT Sulsel 348.

Namun karena gerbongnya belum juga sampai, Gubernur Sulsel dua periode ini kembali menundnanya hingga 24 Oktober. Namun saat itu, gerbong belum juga datang karena terhalang badai di tengah laut. Untuk itu, soft launching kembali ditunda sampai gerbong tersebut datang.

Kemarin, gerbong tersebut sudah tiba dan SYL kembali menyusun rencana melakukan soft launching pada 10 Oktober, atau bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.

"10 November hari Jumat kita naik kereta ini untuk membangun optimisme masyarakat Sulsel, bahwa mega proyek tetap jalan dan uang Rp4 triliun yang disiapkan pemerintah dan selebihnya investor negara luar menjadi komitmen Presiden membangun kereta api," ujar SYL, Jumat (3/11/2017).

Kereta Api Trans Sulawesi Soft Launching 10 NovemberSaat ini, kereta api tersebut baru selesai sepanjang 16 kilometer. Namun ini menjadi sebuah komitmen SYL untuk memanfaatkan sementara yang sudah selesai. Kereta api itu juga akan dimanfaatkan mengangkut semen di Barru.

"Gerbongnya sudah datang tentu hanya percobaan. Saya sudah lihat gambarnya itu gerbong di dalamnya ada ruang pertemuan untuk rapat," katanya.

Ia melanjutkan, rencana awalnya kereta api ini akan dimanfaatkan untuk  mengangkut semua hasil semen curah Bosowa dan Tonasa, serta batu bara yang diangkut untuk pabrik industri.

loading...

"Nantinya tidak usah ada Menteri yang resmikan, kata-kata saja yang ada di Sulsel resmikan," tutupnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengucurkan anggaran  sebesar Rp4 triliun yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, untuk pembangunan kereta api trans Sulawesi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tahun depan, anggaran Rp4 triliun tersebut akan menyelesaikan kereta api trans Sulawesi sepanjang 40 kilometer. Karena tidak memungkinkan jika negera harus menganggarkan kereta api sampai selesai.

"Setelah selesai 40 kilometer, maka selanjutnya kita akan undang investor masuk untuk menyelesaikan kereta api trans Sulawesi tersebut, sampai 100 kilometer dan 140 kilometer," ujar Budi Karya.

Ia melanjutkan, akan selalu melakukan check and recheck terhadap seluruh infrastruktur yang sementara dalam masa pembangunan, termasuk kereta api trans Sulawesi yang dikunjunginya hari ini. 

"Kita tahun ini menganggarkan lebih Rp2 triliun, dan wajib bagi kita mengontrol proyek tersebut agar berjalan lancar," jelasnya.

Loading...
Loading...