Kamis, 02 November 2017 10:07 WITA

Pihak Bank Terendus dalam Modus Investasi Bodong di Parepare

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Almaliki
Pihak Bank Terendus dalam Modus Investasi Bodong di Parepare

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Kepolisian Resort (Polres) Parepare terus mendalami dugaan investasi bodong berdalih penjualan barang antik, berupa katana seharga Rp 100 triliun oleh PT. Akuila Bangun Persada.

Dugaan investasi bodong yang melibatkan 80 orang, masing-masing 60 warga Parepare, dan 20 warga Sidrap, kini terkuak. Investasi itu diketuai oleh Daude (53), warga Jalan Bambu Runcing Kelurahan Bumi Harapan Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

"Tim intel sudah turun menyelidiki investasi itu, soal apa dan bagaimana cara kerja dari investasi yang melibatkan banyak warga Parepare," terang AKBP Pria Budi, Kapolres Parepare, Kamis (2/11/2017).

Pria menambahkan, pihaknya juga mendalami keterlibatan bank konvensional dalam  investasi tersebut. Jika ditemukan ada tindak pidana yang merugikan masyarakat, maka akan diambil tindakan hukum.

loading...

"Jadi informasinya kalau ada keterlibatan bank konvensional, kita akan cari tahu dulu kebenarannya. Kita mengimbau, agar masyarakat terlebih dahulu meneliti sebelum melakukan investasi," tandasnya.

Beberapa hari sebelumnya, personel Kodim 1405 Mallusetasi berhasil menggagalkan indikasi investasi bodong tersebut, saat beberapa warga hendak menginvestasikan uang. Bahkan tiga orang pegawai Bank BNI, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Para investor dijanjikan akan memperoleh keuntungan berlipat ganda, dengan hitungan investasi sebesar Rp10 juta dan jika dilipatgandakan menjadi Rp1 miliar. Uangnya bersal dari penjualan barang antik, berupa katana yang katanya sudah laku seharga Rp100 triliun, dan sisa menunggun pencairan dari Bank Mandiri di Jakarta.

Loading...
Loading...