Minggu, 29 Oktober 2017 02:01 WITA

Kodim 1405 Mallusetasi Gagalkan Dugaan Praktik Investasi Bodong

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Kodim 1405 Mallusetasi Gagalkan Dugaan Praktik Investasi Bodong
ilustrasi.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Dugaan investasi bodong berhasil digagalkan aparat Kodim 1405 Mallusetasi, Sabtu (28/10/2017). Terbongkarnya hal tersebut berawal dari laporan warga yang curiga dengan aktifitas sebuah rumah di Ellekalukue, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

"Mendapat laporan warga, kami berkumpul dengan para nasabah yang akan menyetorkan uangya kepada oknum investor bodong. Sebelum menyetor, kami melakukan pencegahan terlebih dahulu," kata Abdullah, aparat Kodim 1405 Mallusetasi.

Abdullah memaparkan modus investasi ini dengan mengatasnamakan salah satu perusahaan PT Aquila Bangun Persada di Makassar. Yang katanya bergerak pada jual beli benda-benda kuno atau purbakala.

"Salah seorang telah menyetor uang dari 2015 hingga 2017 ini. Hingga mencapai 700 juta. Namun uangnya belum juga kembali  dengan dalih jual beli Samurai," jelas dia.

loading...

Di tempat kejadian, Sekretaris PT. Aguila Bangun Persada, Amran Arjum, saat ditanya petugas tak bisa menjawab dengan jelas. Kata Amran Arjum, ia hanya menawarkan investasi meminta uang warga dan menjanjikan keuntungan yang berlimpah.

"Kami mengajak warga yang ingin berinvestasi. Minimal membayar atau menabung uang Rp300 ribu. Kami akan memberikan keuntungan jika samurai jualan kami Laku. Kami membawa pihak Bank BNI Cabang Makassar agar masyarakat segera membuka rekening," akunya.

Di tempat yang sama, seseorang yang mengaku kepala Cabang BNI Cabang Makassar bernama Heri Wahyudi bersama lima orang stafnya membantah jika kedatangannya ke rumah tersebut untuk keperluan ilegal. "Saya ada surat tugas, jika anda tidak percaya. Saya asli pegawai BNI Cabang Makassar," kilahnya. 

Loading...
Loading...