Jumat, 27 Oktober 2017 09:40 WITA

Hukuman Bagi Pemeran & Penyebar Video Mesum Hana Annisa

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hukuman Bagi Pemeran & Penyebar Video Mesum Hana Annisa
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Polisi terus memburu pelaku penyebaran video mesum yang diduga diperankan Hana Annisa, alumni Universitas Indonesia Depok, Jawa Barat.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Depok, Komisaris Polisi Putu Kholis Aryana, pasukan saber sudah bekerja melacak asal muasal video porno itu.

"Kita sudah memiliki pasukan saber dan pendalaman atas kasus ini," kata Kompol Kholis.

Kholis menuturkan, pemeran dan pelaku penyebaran video mesum itu bisa diganjar dengan pasal berlapis, yakni Pasal 45 juncto Pasal 27 Undang-undang ITE dan Pasal 29 juncto Pasal 4 Undang-undang Pornografi. 

"Ancamannya maksimal enam dan 12 tahun penjara. Kita sudah memiliki pasukan saber dan pendalaman atas kasus ini," jelasnya dilansir Viva, Jumat (27/10/2017).

Kholis menuturkan, jika penyebar video mesum sudah ditemukan, polisi akan memburu kedua pemeran yang ada dalam video mesum itu. Kedua pelaku, terancam dikenakan Undang-undang ITE dan Pornografi.

loading...

"Selanjutnya, petugas membuat laporan informasi untuk melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau UU RI No 44 tahun 2008 tentang Pornografi," bebernya.

Sementara itu, sebelumnya pihak UI juga membeberkan hasil penyelidikan internal yang telah dilakukan. Menurut Humas UI, Egia Tarigan, dari hasil pemeriksaan pada sistem kampus. Nama seorang mahasiswi UI yang disebutkan terlibat dalam video mesum telah ditemukan, tetapi ternyata pemeran wanita di video mesum itu sudah tidak lagi berstatus mahasiswi.

"Setelah melakukan pengecekan, maka dapat kami sampaikan bahwa nama yang dikaitkan selaku pemeran dalam video tersebut adalah lulusan UI dan sudah tidak lagi menjadi mahasiswa UI sebagaimana tercantum di berbagai judul video," ungkap Egia.

Terkait hal itu, ia pun menegaskan, segala akibat yang dihasilkan dari beredarnya video tersebut maka akan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan bukan oleh UI. "Demi kenyamanan bersama, untuk angkatan dan jurusan kita dari UI tidak akan membuka," kata Egia.

Loading...
Loading...