Kamis, 26 Oktober 2017 17:20 WITA

Sopir Angkot di Maros Protes Transportasi Online

Penulis: Muh. Basri
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sopir Angkot di Maros Protes Transportasi Online

RAKYATKU.COM, MAROS - Ratusan sopir angkutan umum (Petepete), menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Maros Kamis (26/10/2017).

Unjuk rasa ratusan sopir angkot ini digelar dengan cara menahan sopir angkutan lainnya dan memaksa menurunkan penumpang sebagai bentuk solidaritas bersama.

Aksi protes ratusan sopir angkot ini dikarenakan kehadiran kendaraan berbasis online, yang dinilai berdampak pada penurunan pendapatan pada ratusan sopir angkot di Maros.

"Dulunya kita masih dapat Rp100 ribu dalam sehari, sekarang jangankan 100 ribu, Rp50 ribu saja kadang tidak sampai," kata Jamal, sopir petepete.

Jamalmembeberkan, kehadiran transportasi online di Maros tidak lepas dari peranan ketua Organda Maros bersama Dnas Perhubungan Maros yang telah memfasilitasi kendaraan berbasis online beroperasi di Maros. Meskipun sebelumnya pihaknya tidak terima saat ada pembukaan pendaftaran supir taksi online. 

loading...

“Kendaraan online ini difasilitasi oleh Organda dan Dishub karena mereka membuka pendaftaran di depan kantornya, apalagi disitu ada logo Organda dan Dishub Maros," bebernya.

Sementara itu, Ketua Organda Maros H. Ikram P. Siga mengatakan, pihaknya sempat meminta taksi online untuk tidak beroperasi di Maros, namun setelah regulasi keluar dari Dishub Sulsel mengenai ijin trayek angkutan sewa tidak dalam trayek, maka taksi online dianggap resmi selama mengikuti aturan yang ada, sebagai contoh taksi online dipasangi stiker.

"Sebelum ada Organda masuk di dalamnya, taksi online sudah ada di Maros, sejak tanggal 3 februari sudah masuk memang, jadi bukan Organda yang memfasilitasi. Jadi yang memasukkan adalah aplikasi," ungkap Ikram.

Loading...
Loading...