Kamis, 26 Oktober 2017 08:40 WITA

Sayang Jilid II Titipkan Proyek Pengurai Macet di Sulsel

Penulis: Azwar Basir
Editor: Almaliki
Sayang Jilid II Titipkan Proyek Pengurai Macet di Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR  - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang atau dijuluki Sayang Jilid II. Pada akhir masa jabatannya, hanya mampu meresmikan satu proyek besar jalan yaitu Underpass Simpang Lima Mandai.

Selain itu, proyek besar lainnya baru dalam tahap groundbreaking dan paling tinggi perkembangannya hanya sampai 50 persen.

Mega proyek yang akan ditinggalkan Sayang Jilid II untuk dilanjutkan gubernur selanjutnya, yaitu proyek Jalan Middle Ring Road (MRR), yang dibangun untuk menjadi solusi persoalan kemacetan di Perintis Kemerdekaan.

Selain MRR, masih ada proyek By Pass Mamminasata, yang juga akan menjadi solusi persoalan kemacetan empat daerah di Sulsel, Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar. Proyek By Pass Mamminasata dimulai tahun 2015, dan ditarget selesai awal 2018.

Sayang Jilid II Titipkan Proyek Pengurai Macet di Sulsel

Namun sampai saat ini, pembangunan By Pass Mamminasata masih bergelut dengan pembebasan lahan, karena ada sejumlah masyarakat yang enggan dibebaskan lahannya.

Paling anyar adalah proyek tol layang dalam kota yang baru beberapa waktu lalu di-groundbreaking oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, yang didampingi Syahrul Yasin Limpo (SYL) sendiri.

Selain itu, SYL masih merencanakan membangun jalan tol dari arah Maros-Makassar, dan itu disepakati oleh Basuki Hadimuljono.

Pembangunan tol Maros-Makassar tersebut direncanakan akan di mulai awal tahun 2018, itu sudah dipastikan akan menjadi pekerjaan rumah bagi gubernur Sulsel yang akan menggantikan SYL.

loading...

Sayang Jilid II Titipkan Proyek Pengurai Macet di Sulsel

Syahrul tidak menampik hal itu. Di setiap kesempatan, ia selalu mengatakan jika gubernur tidak akan pernah berganti, yang berganti hanyalah orangnya. Untuk itu pembangunan jangan pernah berhenti, pembangunan harus tetap berjalan terus.

Katanya, apa yang telah dibangun hari ini, harus tetap dilanjutkan ke depan, karena yang dibangun hari ini adalah untuk kepentingan rakyat ke depan.

"Yang harus bisa selesai ya diselesaikan. Pemerintahan tidak akan berakhir dengan berakhirnya Gubernur SYL. Pemerintahan harus jalan terus, konsepsinya diperkuat. Oleh karena itu, tidak ada yang harus stagnan, semua harus jalan," ujar SYL.

Katanya, seperti groundbreaking Tol Layang dalam kota nantinya, Tol Layang dalam kota itu harus tetap jalan, meskipun ada yang mengklaim. Menurutnya, yang  paling penting pembangunan itu bisa selesai.

"Yang paling penting yaitu masyarakat bisa menikmatinya. Karena tentu tidak bisa selesai saat periode Syahrul berakhir, karena Maret atau April Syahrul berakhir. Tapi kan ada Gubernur lain bisa melanjutkannya," katanya.

Sayang Jilid II Titipkan Proyek Pengurai Macet di Sulsel

Ia menambahkan, semua proyek di Sulsel menjadi prioritas untuk dirampungkan, tapi tidak bisa dikerjakan dengan terburu-buru.

Loading...
Loading...