Rabu, 25 Oktober 2017 09:32 WITA

Video Mesum yang Diduga Siswi SMA 1 Samarinda Tersebar

Editor: Adil Patawai Anar
Video Mesum yang Diduga Siswi SMA 1 Samarinda Tersebar

RAKYATKU.COM - Warga Samarinda, Kalimantan Timur, dibikin heboh dengan penyebaran video remaja putra putri diduga dilakukan di dalam kamar hotel. Salah satu pemerannya diduga mantan siswa dan siswi salah satu sekolah favorit di Samarinda.

Video berdurasi lima menit itu tersebar melalui aplikasi pesan instan dan juga media sosial, sejak Selasa (24/10/2017) siang. Dalam video itu terlihat kedua remaja putra putri itu memeragakan layaknya pasangan suami istri.

Dilansir merdeka.com, selain video mesum, juga beredar foto-foto terduga pemerannya, lengkap dengan akun instagram pemeran wanitanya. Di antaranya, juga memperlihatkan seragam sekolah yang dikenakan oleh kedua pemeran.

"Kalau dilihat dari seragamnya ini, memang salah satu SMA favorit di Samarinda," kata salah Saiful (43), warga Samarinda, kepada merdeka.com, Selasa (24/10).

Berita Terkait: Geger Video Mesum Anak SMA di Medsos, Keluarga Korban Melapor ke Polres Samarinda

Saiful menjelaskan, adegan dalam video yang sudah tersebar luas itu, memperlihatkan kenakalan remaja yang sudah terlalu jauh. "Ya, bablas. Begitu bebasnya pergaulan kedua remaja ini. Apalagi lokasinya diduga, dilakukan di kamar hotel ya," ujar Saiful.

Ditelusuri lebih jauh, dari foto-foto seragam yang digunakan terduga pemeran video itu, diduga kuat seragam milik SMA Negeri 1 Samarinda.

Ditemui wartawan di kantornya, Humas SMAN 1 Samarinda Muslimin, enggan mengomentari lebih jauh terkait beredarnya video itu.

loading...

"Kebetulan mohon maaf, saya tidak tahu sama sekali. Saya tidak pernah liat video itu, kalau itu ada. Ini siswa SMA 1 atau bukan, saya tidak tahu sama sekali," kata Muslimin.

"Selama dia bukan siswa di sini, maka kami tidak ada urusan dengan dia (pemeran video). Kecuali, kalau dia itu adalah siswa aktif," sebut Muslimin.

Muslimin menyarankan, untuk mengetahui benar tidaknya pemeran video adalah siswa dan siswi SMAN 1 Samarinda, mesti melalui kepolisian.

"Ke polisi saja, betul atau tidak itu SMA 1. Intinya bahwa, kalau itu bukan siswa aktif, saya tidak ada urusan. Kalau dia masih akrif, ketentuan (sanksi) sudah ada," terang Muslimin.

Muslimin juga mengesampingkan penilaian masyarakat, yang bisa saja menuding pemeran video itu adalah siswa SMAN 1 Samarinda.

"Tidak ada urusan dengan masyarakat. Kita cuma urus sekolah saja. Sekali lagi, kalau memang mau meyakinkan, silakan ke polisi," pungkasnya.

Loading...
Loading...