Senin, 23 Oktober 2017 18:16 WITA

Suaminya Ditangkap di Sapiria, Istri Datang Nangis di Polrestabes 

Editor: Fathul Khair Akmal
Suaminya Ditangkap di Sapiria, Istri Datang Nangis di Polrestabes 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sat Narkoba Polrestabes Makassar mengamankan 2 orang pelaku yang diduga terlibat penyalah gunaan narkotika dalam penggeledahan di Kampung Sapiria, Senin (23/10/2017).

Dua orang yang diamankan di Sapiria yang terkenal dengan sebutan Kampung Narkoba tersebut, adalah Dg Gassing dan Sulkarnaen. Kedua pelaku tersebut dibawa ke Mako Polrestabes Makassar bersama sabu-sabu dalam ungkusan kecil‎ dan alat isap.

Saat para pelaku digiring ke Mako Polrestabes Makassar, beberapa anggota keluarga ‎menyusul ke bagian Satnarkoba Polrestabe Makassar, tempat para pelaku diamankan untuk pengembangan lebih lanjut.

Terlihat beberapa ibu-ibu yang juga membawa anak kecil. Bahkan tanpa canggung memperlihatkan sikap sedih pasca keluarga mereka diamankan atas dugaan keterlibatan peredaran barang haram tersebut. Tanpa sungkan mereka juga meminta kebijakan atas diamankannya keluarga mereka terkait peredaran sabu.

Baca Juga:

Polisi Bersenjata Lengkap dan Anjing Pelacak Sisir Kampung Sapiria

Polisi Bersenjata Lengkap Amankan 2 Orang di Sapiria 

Oknum Dosen Akper Bhayangkara Ikut Diamankan Sebelum Penggeledahan Sapiria

"Kasi mi kodong kebijakan," ungkap seorang Ibu dengan muka menangis yang mengaku orang tua dari Sulkarnaen kepada salah satu anggota Satnarkoba saat duduk di kursi tunggu.

Permintaan ibu tersebut langsung ditanggapi anggota Satnarkoba yang sebelumnya juga telah melakukan penggeledahan di Sapiria. Ia mengingatkan pelanggaran pidana yang dilakukan oleh para pelaku yang diamankan.

Suaminya Ditangkap di Sapiria, Istri Datang Nangis di Polrestabes 
‎"Ini bukan persoalan kebijakan ibu, ini persoalan hukum," ungkap anggota yang tidak diketahui identitasnya tersebut.

Hal senada disampaikan oleh seorang ibu lainnya yang mengaku istri Dg Gassing. Bahkan ia berkilah tidak mengetahui jika suaminya itu terlibat peredaran barang haram.

"Tidak kutahu saya kodong, coba kutahu pasti saya marahi. Saya ke sini mau minta uang sekolahnya anakku di Dg Gassing, suamiku," ungkapnya.

Kalimat tersebut pun juga ditanggapi oleh anggota Satnarkoba sebelum meninggalkan kursi tunggu.

"Tadi saya yang kejar suamita sampai ke belakang, itu tadi ada yang dibuang apa, kenapaki juga ikut lari," ungkap anggota Satnarkoba tersebut.

Penggeledahan di kampusng Sapiria yang melibatkan anggota Sabhhara dan anjing pelacak (K9) tersebut‎ merupakan pengembangan dari penangkapan yang dilakukan di tempat Karaoke Platinum di Jalan Veteran. 

Empat orang yang sebelumnya diamankan di Platinum diantaranya ‎Lukman (penjual),‎
Dirman yang merupakan oknum Dosen Akper Bayangkara, Dedi dan Ibnu. Mereka diamankan dalam room karaoke, dimana kedatangan Lukman dipanggil Dirman untuk melakukan transaksi. Saat diamankan, ada 18 sachet sabu-sabu siap edar.