Senin, 23 Oktober 2017 17:56 WITA

Pengusaha THM di Palopo Serbu Kantor DPRD

Editor: Fathul Khair Akmal
Pengusaha THM di Palopo Serbu Kantor DPRD

RAKYATKU.COM, PALOPO - Para pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) bersama ratusan pelayan serbu kantor DPRD Kota Palopo, Senin (23/10/2017).

Kedatangan mereka, untuk mempertanyakan nasib THM yang menjadi tempat mereka mengais rejeki, yang ditutup sejak beberapa pekan lalu.

Para pengusaha ini, terpaksa menutup THM karena dilarang Kapolres Palopo, menjual minuman keras atau minuman beralkohol di kawasan lokalisasi THM di bilangan Labombo, Kota Palopo.

Pelarangan oleh Kapolres Palopo AKBP Taswin itu, akibat sebagian besar THM di Labombo tidak mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB).

"Kami ke sini untuk mencari solusi dari pelarangan menjual minuman beralkohol di lokalisasi THM di Labombo. Karena sudah dua pekan ini THM tutup lantaran dilarang jual minuman beralkohol," ujar konsultan pendamping Asosiasi Pengusaha THM Kota Palopo, Abd Hakim Jafar.

Sebab kata Kimet, sapaan akrab Abd Hakim Jafar, jika hal tersebut tidak juga mendapatkan solusi. Maka ada sekitar 400 karyawan yang hidupnya akan terkatung-katung. mereka menggantungkan hidup mereka di THM. 

Sementara pendamping lainnya, Rudi Rasyid menambahkan, sebenarnya dulu pernah ada SIUP-MB, namun diduga ada oknum bermain, sehingga SIUP-MB itu dicabut lagi.

Penyampaian aspirasi itu diterima komisi III DPRD Palopo, Misbahuddin, Abd Jawad Nurdin, dan Budiman. Juga ada perwakilan Dinas Perdagangan Kota Palopo, Nurpati.

Menanggap  keluhan para pemilik THM, Komisi III DPRD Kota Palopo langsung melakukan rapat tertutup.

Pengusaha THM di Palopo Serbu Kantor DPRDDari pantauan Rakyatku.com, rapat tersebut dihadiri Wakapolres Palopo Kompol Woro Susilo, Kasat Reskrim Polres Palopo, Asisten II Taufiq, Asisten III Hj Munasirah, dari dinas perdagangan, dan perizinan, serta para pengusaha THM. Para awak media dilarang meliput langsung rapat tertutup tersebut.