Sabtu, 21 Oktober 2017 01:00 WITA

Perda Perlindungan Lahan di Pangkep Dinilai Mendesak

Editor: Almaliki
Perda Perlindungan Lahan di Pangkep Dinilai Mendesak

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Sriwati, mengatakan kebutuhan Perda perlindungan lahan khususnya untuk menjaga luas lahan pertanian di Pangkep, sudah sangat mendesak.

"Perda ini sangat dibutuhkan, saat ini kita fokus bagaimana meningkatkan produksi tanam, tapi dengan berkurangnya luas lahan tanam, jelas tidak akan tercapai," ujar Sriwati yang mengingat semakin berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap rumah dan bangunan lainnya, yang kemudian mengancam lahan produksi, Jumat (20/10/2017).

Sementara Ahmad Pramuda yang merupakan tim perancang Ranperda perlindungan lahan persawahan ini, mengatakan ranperda yang kini dalam pembahasan DPRD Pangkep bertujuan agar lahan sawah tidak dialihkanfungsikan di luar fungsi pertanian.

"Perkembangan mengancam lahan persawahan. Makanya kita perlu satu aturan untuk melindungi petani agar tetap bertani. Ke depan, bila ada yang mencoba mengalihfungsikan lahan pertanian, akan diberi sanksi," ungkap Ahmad yang juga funsional Kabupaten Pangkep ini.

Namun begitu, kata Ahmad, yang jadi kendala adalah persetujuan petani. Sebab petani harus siap lahannya untuk tidak dialihfungsikan. Hal itu merupakan syarat diberlakukannya Perda.

"Kesediaan pemilik lahan persawahan untuk tidak dialihfungsikan akan direspons pemerintah dengan memberikan insentif. Sebaliknya, bagi yang mengalihfungsikan lahan persawahan akan diberikan sanksi," tambahnya.