Jumat, 20 Oktober 2017 11:02 WITA

Pemkot Makassar Lelang Kembali Perusahaan Penyelenggara Umrah

Editor: Fathul Khair Akmal
Pemkot Makassar Lelang Kembali Perusahaan Penyelenggara Umrah
Ilustrasi Umrah, Foto: haji.kemenag.go.id

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Pemkot Makassar akan melelang tender kegiatan ibadah umrah melalui Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) dengan total anggaran kurang lebih Rp4 miliar. Diketahui, penyelenggaran ibadah umrah yang digelar Pemkot Makassar memang belum terealisasi sejauh ini.

Sehingga sedikitnya 75 pemenang undian umrah, belum diberangkatkan ke tanah suci. Unit Layanan Pengadaan (ULP), menunggu koordinasi Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kota Makassar.

“Kami menunggu persetujuan bagian kesra, sudah disampaikan hasilnya. Kalau mereka menginginkan kita tender, kita lakukan lagi,” kata Kasubag Pelaksanaan Pengadaan Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Makassar, Surahman, Jumat (20/10/2017).

Dia mengakui, kegiatan ibadah umrah ke tanah suci mengalami kendala saat lelang tender berlangsung. Sejumlah perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran dianggap tidak memenuhi syarat administrasi.

Olehnya itu, tidak ada satu pemenang lelang tender yang ditetapkan. ULP sendiri pun telah melakukan tiga kali proses lelang untuk memperoleh pemenang.

“Kendalanya perusahaan yang memasukkan tawaran tidak memenuhi syarat, jadi gagal lagi. Kurang lebih tiga perusahaan masukkan penawaran. Masalah administrasi saja, ada penawarannya tidak mengikuti deal of kuantity yang ada di dokumen pengadaan. Ada juga belum membuktikan bukti booking sit," terang Surahman.

Lelang tender kata dia, masih bisa dilakukan hingga pertengahan November bulan depan. “Bisa dilakukan lelang, kan lelang paling lama tiga minggu dilakukan. Kalau Kesra siap minggu ini sampai minggu kedepannya lagi masih bisa sampai pertengahan November. Bisa karena waktu umrah cuman sembilan hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra, Aswis Badwi menyatakan, akan mempercepat realisasi kegiatan ibadah umrah ini. Dalam sepekan ini kembali akan dilakukan lelang tender.

"Saya lagi berusaha, sudah ketemu kepala badan, tunggu-tunggu satu minggu ini. Tahun ini saya usahakan, tinggal tunggu pemenangnya saja,” ujarnya.

Terkait dengan adanya pemberitaan jika anggaran tersebut disalahgunakan atau dibagi-bagi ke pejabat lingkup Pemkot Makassar, dia menampiknya. Anggaran tersebut masih utuh. ”Anggaran masih utuh, kita tinggal tunggu lelangnya bagaimana. Jadi tidak benar itu kalau dibagi atau dialihkan itu anggarannya, ini ibadah ke tanah suci,” tandas Aswis.