Senin, 16 Oktober 2017 16:20 WITA

Kajati Sulsel Jan Maringka Digelari Putu Lambeng 

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Kajati Sulsel Jan Maringka Digelari Putu Lambeng 
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jan Samuel Maringka, mendapat gelar Putu Lambeng. Gelar ini didapatkannya kala berkunjung ke Bulukumba, Minggu (15/10/2017). 

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jan Samuel Maringka, mendapat gelar Putu Lambeng. Gelar ini didapatkannya kala berkunjung ke Bulukumba, Minggu (15/10/2017). 

Pada kesempatan ini, Jan Maringka mengunjungi kawasan Adat Ammatoa, Kecamatan Kajang. Jan dan rombongan diterima oleh pemimpin adat Tanah Toa, Ammatoa Putu Palasa.

Putu Lambeng sendiri memiliki arti sesuatu yang selalu bergerak naik. Karena Jan Maringka seorang pejabat, maka menurut Ammatoa, Putu Lambeng itu artinya pejabat yang karirnya selalu menanjak naik. Jan pun tak lupa memberi pesan agar budaya adat Kajang selalu dijaga.  

“Kita bersyukur di wilayah ini ada ketentuan hukum adat yang secara konsisten dan turun temurun dipelihara oleh warganya. Olehnya itu mari kita semua menjaga tradisi budaya ini untuk tetap lestari,” ajak Jan Maringka.

Kajati Sulsel Jan Maringka Digelari Putu Lambeng Jan Maringka mengaku terkesan berkunjung di kawasan adat Ammatoa tersebut. Menurutnya inilah kekayaan adat, kekayaan budaya, dan kekayaan hukum yang miliki oleh bangsa Indonesia. Perbedaan budaya yang ada di Indonesia, haruslah dijaga dan lestarikan bersama.

Kajati Sulsel juga menyatakan dirinya sudah menjadi bagian dari warga Bulukumba oleh karena telah diberi gelar Putu Lambeng oleh Ammatoa. Sehingga sebagai institusi yudikatif, pihak kejaksaan juga, tambah memiliki tanggungjawab dalam menjaga hukum adat Ammatoa sebagai kekayaan hukum yang dimiliki oleh negara Indonesia.

”Kehadiran saya di Bulukumba mudah mudahan bisa menjawab kerinduan kita bersama dalam penegakan hukum di Sulselbar, apalagi saya ini masuk bagian dari warga Bulukumba. Saya diberi gelar Putu Lambeng,” kata Jan Samuel Maringka, saat berkunjung ke Bira, Minggu (15/10/2017) malam.