Jumat, 13 Oktober 2017 23:27 WITA

Pemkab Enrekang Didesak Dorong Pemuda untuk Beternak Sapi

Editor: Almaliki
Pemkab Enrekang Didesak Dorong Pemuda untuk Beternak Sapi

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Nawi Pongal, salah satu peternak sapi termuda di Enrekang, berharap agar pemerintah tidak hanya mengejar target sekaligus memantapkan diri sebagai sentra penghasil daging dan susu sapi terbesar di Indonesia timur. Namun, perlu juga menciptakan minat generasi muda untuk ikut beternak.

"Lihat saja peternak sapi di Enrekang, utamanya ternak yang menghasilkan daging dan susu sapi. Rata-rata usianya sudah di atas 48 tahun, yang usia muda bisa dihitung jari. Kalau tak ada regenerasi, kan bisa bilang nanti citra Kabupaten Enrekang sebagai daerah sentra ternak sapi terbaik, lenyap," ujarnya.

Kurangnya minat generasi muda untuk menggeluti ternak termasuk di tempat tinggalnya di Dusun Lekkong Desa Pinang Kecamatan Cendana, dikarenakan beternak sapi pendapatannya lebih sedikit dibanding pekerjaan yang bisa digeluti anak usia muda.

Selain itu, beternak dinilai kurang bergengsi, karena harus bergelut dengan kotoran sapi tiap harinya. "Dinas peternakan harus memikirkan itu, ciptakan iklim usaha. Agar minat anak muda untuk ikut beternak ikut meningkat. Karena makin banyak peternak usia muda, maka produksi daging dan susu sapi di kemudian hari tetap terjamin. Tentunya akan berdampak baik juga buat Enrekang kedepannya."

Sebelumnya, Pemerintah Enrekang melalui Dinas peternakan menargetkan produksi sapi sebanyak 5000 ekor sapi per tahunnya. Di mana kecamatan Maiwa, Enrekang, dan Cendana, dijadikan sentra ternak sapi.