13 October 2017 13:51 WITA

Pemkot Makassar Jalin Kerjasama dengan Universitas Patria Artha

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pemkot Makassar Jalin Kerjasama dengan Universitas Patria Artha

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menjalin kerjasama dengan yayasan Universitas Patria Artha (UPA). Ditandai dengan penandatangan Nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU), di Aula UPA lantai V, Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, Jumat (13/10/2017).

MoU yang ditandatangani oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto dan Rektor UPA Bastian Lubiser tersebut, berisi tentang kerjasama disejumlah sektor antara lain pendidikan, kesehatan, serta audit keuangan. 

Dalam sambutannya, Danny mengatakan kerjasama ini merupakan salah satu langkah Pemkot Makassar, dalam memberantas tindak korupsi melalui transparansi keuangan.

Untuk itu, Lembaga Manajemen Keuangan UPA dipercaya sebagai spesialis audit keuangan diseluruh lapisan dan jajaran Pemkot Makassar. Apalagi Universitas Patria Artha merupakan satu-satunya universitas, yang dipercaya dalam mengaudit keuangan. Baik di tingkat KPK, Mabes, BPK dan instansi lainnya.

"Makanya kita juga ingin melakukan hal yang sama. Agar semua keuangan nantinya dapat transparan. Sehingga tidak ada lagi yang berani main-main soal ini," kata Danny.

Hingga saat ini, lanjut Danny, Pemkot Makassar baru melakukan penandatanganan MoU dengan dua kampus, yakni Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan UPA. Menurut Danny, kerjasama ini membuktikan bahwa UPA merupakan salah satu universitas yang maju dan memiliki perkembangan, serta pandangan yang kuat.

"Kemajuan Makassar saat ini, bukan karena kerja saya sendiri. Tapi Makassar maju karena adanya dukungan dan sinergi dari berbagai kalangan, termasuk dukungan dari kampus-kampus," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UPA, Bastian Lubiser menambahkan, kerjasama ini adalah sebuah pertanda sikap, atas banyaknya kasus-kasus penyelewengan dana yang terjadi di tubuh pemerintahan.

"Kerjasama ini membuktikan kalau di bawah kepemimpinan Danny Pomanto, ia mau bebas dari kata penyelewengan dana. Ia ingin orang-orang di pemerintahan itu bersih," ungkap Bastian Lubiser.

Bastian juga mengaku kerjasama ini sudah ada sejak tahun 2016. Namun ia memperpanjang, karena melihat kemajuan dan perkembangan Kota Makassar yang sangat pesat.

"Lewat kerjasama ini kami akan melaksanakan diklat-diklat khusus keuangan bagi semua bendahara pemerintahan. Ini bukan diklat biasa tapi nanti para peserta akan di uji dan yang lolos akan mendapatkan sertfikat resmi," tutupnya.