13 October 2017 10:48 WITA

Tiga THM di Makassar Berkedok Restoran

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Tiga THM di Makassar Berkedok Restoran
Restoran Publiq diduga melanggar perizinan dengan beroperasi hingga pukul 03.00 dinihari.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, menemukan adanya indikasi pelanggaran operasional, yang dilakukan tiga restoran di Kota Makassar. Pelanggaran tersebut berupa aktivitas usaha yang tidak sesuai dengan perizinannya. 

Kepala Bidang Pajak Hotel, Hiburan, Hiburan Air Bawah Tanah dan BPJ Bapenda, Husni Mubarok mengatakan, restoran tersebut telah melakukan kegiatan hiburan malam. Padahal izin yang digunakan hanyalah izin restoran. 

Salah satunya yaitu restoran bernama Publiq, Jalan Arif Rate. Restoran tersebut diyakini melakukan praktek lapangan berupa kegiatan hiburan malam, hingga pukul 03.00 Wita.

"Kegiatan itu tentu menyebabkan adanya kebocoran PAD (Pendapatan Asli Daerah). Karena untuk pajak restoran, pemilik usaha hanya membayarkan pajak 10 persen. Nah jika ternyata usaha itu menjadi nightclub atau semacamnya, maka pajak yang harus dibayarkan sekira 35 persen dari keuntungan," ungkap Husni.

(Husni Mubarok)

Selain Publiq, Husni mengungkapkan dua restoran yang melakukan pelanggaran serupa, Barcode dan One Up. Izin kedua tempat usaha ini adalah restoran. Namun pada kenyataannya aktivitas yang dilakukan yaitu hiburan malam.

"Saat ini Bapenda sudah membentuk tim terpadu. Guna melakukan pengawasan dan menindak tegas tempat usaha yang melanggar izin," pungkasnya.