13 October 2017 08:21 WITA

November, Disdik Sulsel Evaluasi Kinerja Aplikasi e-Panrita

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
November, Disdik Sulsel Evaluasi Kinerja Aplikasi e-Panrita

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel kembali akan mengevaluasi kinerja aplikasi e-Panrita yang disiapkan sebagai absensi otomatis untuk semua guru dan kepala sekolah SMA dan sederajatnya November mendatang. 

Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya daerah di Sulsel yang mengeluh terkait koneksi jaringan yang kadang loading, sehingga dapat merugikan guru yang sudah cepat datang ke sekolah untuk absen, akan tetapi jaringan yang lambat membuatnya terhitung terlambat. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad mengatakan, pihaknya sudah mencoba menangani permasalahan tersebut hingga sampai saat ini, dan November keluhan dan permasalahan akan dikumpulkan untuk dicarikan solusi yang tepat. 

"Permasalahan e-Panrita  sudah coba ditangani. Permasalahan e-Panrita sampai saat ini karena saat pagi-pagi semua guru di daerah maupun di kota bersamaan ceklok dan di situ sulit langsung sampai karena loading. Insya Allah akan kami perbaiki kedepannya," kata Setiawan Aswad, Jumat (13/10/2017). 

Permasalahan lain yang membuat server melambat, kata dia, server yang tadinya kosong tiba-tiba langsung merekam banyak data yang menyebabkan loading, hal ini menurutnya juga sementara diperbaiki. 

"Sampai saat ini kita belum berlakukan sistem potong gaji otomatis karena kita tahu e-Panrtia masih belum bekerja maksimal dan masih harus perbaiki, ini juga masih dalam tahap percobaan atau uji coba aplikasi e-Panrita," jelasnya. 

Akan tetapi, Setiawan Aswad menegaskan, jika November aplikasi e-Panrita sudah berjalan maksimal dan dinilai sudah tidak ada permasalahan, maka akan diberlakukan sistem potong gaji otomatis. 

"November kita akan berlakukan sistem potong gaji otomatis bagi guru dan kepala sekolah yang terlambat datang ke sekolah," tutupnya