Kamis, 12 Oktober 2017 20:32 WITA

Terduga Pencuri Motor di Sulteng Tewas Usai Ditangkap Polisi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Terduga Pencuri Motor di Sulteng Tewas Usai Ditangkap Polisi

RAKYATKU.COM, PARIGI - Jufri alias Jon, pria yang duga terlibat kasus Pencurian Motor (Curanmor) di wilayah Kota Palu, meninggal dunia usai ditangkap anggota Satreskrim Polres Parigi Moutong di Desa Olaya, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Rabu (11/10/2017) dini hari.

“Suami saya ditangkap dan dibawa menuju Polres Parigi Moutong oleh anggota kepolisian yang berpakaian preman sekitar jam 12 malam, dan kami menerima laporan pada jam 3 subuh, Jufri meningal dunia,” ugkap Rosmini, istri Jufri saat ditemui di RS. Bhayangkara Palu, Kamis (12/10/2017).

Rosmini menjelaskan, saat menjemput Jufri, polisi tidak memperlihatkan surat penangkapan. Menurutnya aparat kepolisian berjumlah tujuh orang sambil mengenderai satu unit mobil dan dua unit sepeda motor.

Saat ini, pihak keluarga tidak puas dengan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, sehingga Rosmini bersama keluarga meminta pihak Polda Sulteng untuk segera memproses oknum yang terlibat dalam kematian Jufri.

Terduga Pencuri Motor di Sulteng Tewas Usai Ditangkap Polisi

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulteng, AKBP Is Sarifin mengungkapkan, korban meninggal karena adanya pendarahan di bagian paru-paru dan selaput otak akibat benturan keras di punggung dan kepala.

Sementara itu, Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Aris Purnomo mengungkapkan, saat diamankan Jufri mencoba melarikan diri dengan melompati jembatan. Menurutnya, Jufri ditangkap karena adanya dugaan keterlibatan kasus curanmor di wilayah Kota Palu.

“Sebelumnya Jenazah sempat dibawa ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan disemayamkan di kediamanya. Pihak keluarga pun meminta agar kasus tersebut dibawa ke ranah hukum, karena menurut mereka tewasnya Jufri adalah kesalahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” ungkap Aris.