Kamis, 12 Oktober 2017 20:26 WITA

Tambang Ilegal Resahkan Warga Barru

Editor: Adil Patawai Anar
Tambang Ilegal Resahkan Warga Barru

RAKYATKU.COM, BARRU - Aktifitas penambangan pasir di Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru dikeluhkan warga. Mengingat, pengerukan tambang galian C ini dilakukan hingga dini hari.

"Alat berat yang digunakan getarannya sangat terasa, kami takut berdampak pada bangunan rumah juga, kerjanya bahkan sampai pukul 03 .00 dini hari, sangat mengganggu waktu istirahat," keluh Yati kepada Rakyatku.com, Kamis (12/10/2017).

Yati mengaku telah beberapa kali mengadu kepada aparat desa, namun ditanggapi secara datar.

"Kita hanya disuruh mengurus dan membuat surat keberatan sendiri untuk kemudian dijadikan bahan rapat pada tingkat desa. Berulang-ulang kami laporkan soal ini ke pihak desa, tapi terkesan tidak diperdulikan. Kalau nanti terjadi apa-apa dengan rumah kami, siapa yang akan bertanggung jawab," tandas dia.

Terpisah, Kepala Desa Kupa Suardi berdalih jika dirinya tidak bisa serta merta mengambil tindakan jika belum ada surat keberatan dari warga. Dia juga mengaku tidak tahu menahu jika aktivitas pertambangan di lokasi dilakukan hingga dini hari. 

"Karena surat keberatan itu menjadi dasar bagi kami untuk dalam rapat desa," jelas dia.