12 October 2017 17:35 WITA

Aktivis Dipukuli Preman, Polisi Temukan Tas Berisi Busur

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Aktivis Dipukuli Preman, Polisi Temukan Tas Berisi Busur

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polisi masih mengejar pelaku pemukulan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar Metro dan Himpunan Aktivis Mahasiswa (HAM) Sulsel saat melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (12/10/2017).

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Wahyu. Menurutnya, pasca aksi premanisme tersebut pihaknya masih menyelidiki siapa-siapa yang menjadi pelaku pemukulan.

"Kita akan selidiki. Kebetulan pasca kejadian ditemukan tas berisi busur dan kita juga telah ketahui identitasnya," ungkap Wahyu.

Wahyu menyebutkan, sebelum pemukulan aktivis terjadi, aksi berjalan lancar. Kemudian datang massa tandingan sehingga terjadilah keributan. 

"Untuk penyebab pasti terjadinya pemukulan dan pembubaran paksa aksi tersebut, masih kita dalami," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi kekerasan terhadap aktivis di Makassar kembali terjadi, Kamis (12/10/2017). Kali ini giliran aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar dan Himpunan Aktivis Makassar (HAM). 

Kekerasan terjadi saat puluhan kader PMII dan HAM berunjukrasa di depan Bank Negara Indonesia (BNI), Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.