Rabu, 11 Oktober 2017 15:54 WITA

Danny Lega, Kesepakatan Pembangunan Tol dalam Kota Berbuah Manis

Editor: Trio Rimbawan
Danny Lega, Kesepakatan Pembangunan Tol dalam Kota Berbuah Manis
-Guna mengurai kemacetan Kota Makassar, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto resmi menandatangani letter of intent dengan PT Marga Utama Nusantara, Rabu (11/10/17) di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto resmi menandatangani letter of intent dengan PT Marga Utama Nusantara, Rabu (11/10/17).

Penandatanganan tersebut merupakan pernyataan kehendak untuk mewujudkan tol dalam kota yang diperjuangkan Danny selama dua tahun belakangan ini dalam mengurai kemacetan di Makassar.

"Ini pernyataan kehendak yang dilakukan dengan Bosowa Mega Nusantara yang telah berpengalaman dalam bidang pembuatan jalan tol di Indonesia," ucap Danny, usai penandatangan tersebut.

Dalam penandatangan tersebut berbentuk administrasi dan pengaturan kemacetan Kota Makassar.

Danny Lega, Kesepakatan Pembangunan Tol dalam Kota Berbuah Manis

Kata Danny, kesepakatan ini merupakan inti dari pembangunan yang akan dilaksanakan mulai awal 2018 mendatang. Dan Kota Makassar merupakan penggagas konsep pertama untuk pembuatan tol dalam kota.

Olehnya itu, pernyataan kehendak ini penting dilakukan agar payung hukum yang dimiliki kuat. "Karena yang akan melaksanakan secara tekhnisnya itu pihak Bosowa," ungkapnya.

Pengerjaan proyek tersebut dimulai dari Jalan Urip Sumoharjo ke arah sepanjang Jalan Pettarani dan membelok ke arah Jalan Veteran. "Nantinya, selama pengerjaan proyek tersebut dua lajur jalan AP Pettarani akan ditutup sementara," sebutnya.

Proyek ini juga akan dilakukan pada malam hari mengingat padatnya kawasan tersebut. Proyek jalan tol dalam kota tahap pertama tersebut, kata dia, ditargetkan rampung dalam dua tahun.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kerjasama, Najiran menuturkan pembangunan jalan tol dalam kota ini  akan dilakukan "groundbreaking" pada 12 Oktober 2017 (besok).

Dia menambahkan terkait hal tersebut pihak Swedia juga akan mendatangkan 30 Investor pada tanggal 30 November 2017 mendatang.

"Jadi tadi usai penandatanganan. Pihak Swedia juga datang dan melapor ke Pak Wali kalau 30 investor bidang transportasi akan datang untuk membantu Kota Makassar mewujudkan smart City," jelasnya.