07 October 2017 07:00 WITA

Sudah Jatuh Tempo, Realisasi PBB-P2 Bulukumba Hanya 65 Persen

Editor: Almaliki
Sudah Jatuh Tempo, Realisasi PBB-P2 Bulukumba Hanya 65 Persen

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA -  Realisasi penerimaan Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) di Bulukumba, per September 2017, baru mencapai 65,85 persen atau 9,1 miliar dari target 13,8 miliar.

Padahal jatuh tempo untuk pembayaran PBB-P2 per tanggal 30 September 2017 lalu, yang selanjutnya akan dikenakan denda 2 persen per bulannya.

Menurut Kasubid Penagihan PBB P2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Zulfairah Kurnia, hanya lima desa yang realisasi pembayarannya mencapai 100 persen, yaitu Desa Kambuno, Desa Bukit Tinggi, Desa Batang, Desa Mattirowalie dan Desa Sopa.

Adapun desa-desa yang memiliki realisasi terendah, lanjut Zulfairah yaitu, Possi Tanah (1 persen), Bonto Baji (3 persen), Lembanna (4 persen), dan Palambarae (11 persen).

“Kami berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk membayar PBB-P2nya tepat waktu, misalnya di Desa Possi Tanah, realisasinya cuma 1 persen dari target Rp40 juta rupiah. Pembayarannya baru Rp500 ribu,” pinta Ira sapaan akrab Zulfairah.

Terpisah, Camat Kajang, Andi Buyung Saputra Sahib mengungkapkan, jika ada kebiasaan para kepala desa membayar pajak PBB di akhir periode jatuh tempo. Menurutnya, tidak ada hambatan berlebihan dalam penagihan pajak tersebut, hanya saja kebiasaan masyarakat yang mengulur waktu biasanya, oleh karena para kolektor pajak juga yang dipakai adalah orang lokal.

"Memang tinggal faktor kesadaran untuk lebih mempercepat pelunasan kewajiban PBB,” ungkap Andi Buyung.