Sabtu, 28 Mei 2016 23:21 WITA

Polisi Kesulitan Tangkap Guru Ngaji Cabul di Bulukumba

Penulis: Rahmatullah
Editor: Vkar Sammana
Polisi Kesulitan Tangkap Guru Ngaji Cabul di Bulukumba

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Pelaku pemerkosaan dan pencabulan di Panti Asuhan Al-Jariyah, Kabupaten Bulukumba, Safri Malik (42) masih menjadi buruon pihak Polres Bulukumba.

Sebulan setelah melakukan pelecehan kini pelaku belum diketahui keberadaannya. Safri Malik diketahui  melarikan diri sebelum ulahnya tercium pihak kepolisian.

Polres Bulukumba telah melakukan pencarian ke sejumlah daerah, termasuk di kampung halam istri pertamanya di Kabupaten Sinjai namun tidak ditemukan, keterangan istrinya, dia tidak pernah muncul semenjak 3 Bulan terakhir.

Selain itu Polres Bulukumba Banit Idik Anak dan Perlindungan Perempun Bripka Asriaty beserta rombongan juga medatangi kediaman istri keduanya di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa namun tetap nihil.

"Kita telah lakukan pencarian di dua kabupaten di kampung Istrinya dan kita sebar gambar DPO juga disana, hingga saat ini kita masih menunggu informasi Polres Tetangga," ungkap Bripka Asriaty. Sabtu (28/05/2016)

Sebelumnyan, kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan kembali terjadi di kalangan anak dibawah umur. Kali ini menimpa, AG (11) korban pemerkosaan dan WA (10) korban pencabulan oleh guru di panti asuhan tempatnya di bina.

loading...

Keduanya diketahui sebagai murid yayasan pembinaan pendidikan islam dan lembaga kesejahteraan sosial (YPPI-LKS) Al-Jariyah di Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Diduga kuat, pelaku Safri Malik (42) guru mengaji memasukkan jari tangannya ke ke organ intim korban WA dan melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap korban AG.

Informasi yang dihimpun Rakyatku.om, Safri Malik telah lama menjadi guru mengaji di panti asuhan tersebut. Kemudian, aksinya diduga sudah dilakukan berulang kali terhadap santrinya. 

Beruntung salah satu pembina di panti asuhan tersebut berhasil mengetahui aksi bejat Safri. Mulanya, Agustina pembina panti asuhan menerima keluahan dari siswanya yang mengalami sakit dibagian alat vitalnya.
 

Loading...
Loading...