Kamis, 05 Oktober 2017 19:47 WITA

Ketua DPRD Sulbar Tersangka, Ini Sikap Tegas Demokrat

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ketua DPRD Sulbar Tersangka, Ini Sikap Tegas Demokrat
Ketua DPD Demokrat Sulbar, Suhardi Duka (SDK).

RAKYATKU.COM, MAMUJU - Kejati Sulselbar telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus korupsi Dana Aspirasi APBD 2016. Salah satu yakni Ketua DPRD Sulbar, Andi Mapangara. Polistisi Demokrat tersebut menjadi tersangka bersama 3 wakilnya.

Ditetapkannya Andi Mapangara yang juga menjabat Sekretaris DPD Demokrat Sulbar sebagai tersangka, mengundang komentar dari orang nomor 1 partai Demokrat, Suhardi Duka (SDK).

SDK mengatakan, dirinya secara pribadi tetap mendukung Andi Mapangara secara moril. Namun dia menegaskan, tak akan mendukung secara hukum kader Demokrat yang terlibat dengan korupsi.

"Kita tetap mendukung, beri semangat dan suport. Tetapi menyangkut hukum, kami tak akan memberi perlindungan apalagi yang terlibat korupsi,” tegas SDK, Kamis (5/10/17).

Ia menekankan, partai berlambang mercy mempunyai komitmen untuk memerangi korupsi di Indonesia, terkhusus wilayah Sulbar. Hal itu, kata SDK, dilihat dari berbagai kebijakan politik yang diambil Demokrat, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

"Demokrat tidak masuk dalam Pansus hak angket KPK di DPR RI. Kami selalu mendukung lembaga anti rasua untuk memberantas korupsi. Siapapun dia, walaupun itu setingkat sekretaris DPD Demokrat, kita tak akan melindungi," jelasnya.

SDK mengakui, dirinya sudah bertemu dengan Andi Mapangara pasca ditetapkannya mantan anggota DPRD Polman itu sebagai tersangka. Kata SDK, Andi Mapangara merasa heran dengan status yang disematkan Kejati Sulselbar tersebut.

Sayangnya, saat hendak dikonfirmasi Andi Mapangara terkait hasil penetepatan tersangka oleh Kejati Sulselbar, handphone ketua DPRD tersebut tidak aktif.