Jumat, 29 September 2017 09:50 WITA

Hingga Januari, Seluruh Perusahaan Korut di China Wajib Tutup

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hingga Januari, Seluruh Perusahaan Korut di China Wajib Tutup
Presiden Korea Utara, Kim Jong-un.

RAKYATKU.COM - China mengatakan bahwa seluruh perusahaan Korea Utara yang beroperasi di Negeri Tirai Bambu tersebut harus tutup. Batas waktu yang diberikan adalah hingga Januari 2018. Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan atas sanksi PBB yang diterapkan pasca-uji coba nuklir keenam Pyongyang.

Dikutip Liputan6 dari News.com.au, Jumat (29/9/2017), Kementerian Perdagangan China mengumumkan pada Kamis waktu setempat bahwa perusahaan, termasuk yang berjenis usaha patungan dengan perusahaan Tiongkok, memiliki waktu 120 hari untuk tutup sejak resolusi PBB diadopsi pada 11 September 2017.

Pengumuman tersebut disampaikan beberapa hari setelah China menerapkan sanksi baru berupa pembatasan impor produk minyak sulingan ke Korut dan larangan ekspor tekstil dari negara tetangganya itu.

Pada Agustus lalu, China juga melarang perusahaan dan individu Korut mendirikan perusahaan baru di wilayahnya.

Penerapan sanksi PBB oleh China diyakini akan sangat memukul Korut mengingat Beijing merupakan sekutu dan mitra dagang utama Pyongyang. Tiongkok "menggenggam" sekitar 90 persen angka perdagangan Korut.

loading...

Amerika Serikat belakangan memang semakin mendesak China untuk menggunakan pengaruh ekonominya demi menekan rezim Kim Jong-un agar melepas ambisi program nuklir dan rudalnya.

Akhir pekan ini, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dijadwalkan akan melawat ke Tiongkok. Menurut Kementerian Luar Negeri, isu yang menjadi fokus kunjungannya adalah krisis nuklir Korut, perdagangan, dan rencana kedatangan Trump ke China pada November mendatang.

Selain bertandang ke China, kelak Trump juga akan menyambangi dua sekutu utama AS di Asia, yakni Jepang dan Korea Selatan.

Loading...
Loading...