Kamis, 21 September 2017 16:16 WITA

7 Warga Filipina Ditangkap di Malaysia, Diduga Jaringan Abu Sayyaf

Editor: Suriawati
7 Warga Filipina Ditangkap di Malaysia, Diduga Jaringan Abu Sayyaf
Pejabat anti-teror Malaysia menahan warga Filipina yang dicurigai jaringan Grup Abu Sayyaf. (Foto: Polisi Malaysia)

RAKYATKU.COM - Polisi Malaysia menahan tujuh warga Filipina yang bekerja sebagai penjaga keamanan, karena dicurigai sebagai jaringan kelompok militan Abu Sayyaf (ASG).

Dalam sebuah pernyataan pers pada hari Kamis (21/09), pihak berwenang Malaysia mengatakan bahwa pria-pria itu ditangkap pada 14 September. Mereka menyelinap ke negara itu melalui Sandakan, Sabah, menggunakan dokumen palsu.

BACA JUGA: 2 WNI Ditahan Dalam Operasi Anti Teror di Malaysia

"Ketujuh tersangka berusia antara 22 hingga 38 tahun, bekerja sebagai penjaga keamanan di beberapa perusahaan swasta di sekitar Selangor dan Kuala Lumpur," kata Inspektur Jenderal Polisi Mohamad Fuzi Harun, dikutip dari CNA.

Salah satu tersangka, berusia 22, adalah anggota ASG yang terlibat dalam bentrokan dengan militer Filipina, serta penculikan di Filipina selatan.

Loading...

7 Warga Filipina Ditangkap di Malaysia, Diduga Jaringan Abu SayyafMohamad Fuzi Harun

Penangkapan mereka menyusul penangkapan jaringan Abu Sayyaf lainnya pada 30 Agustus, yang telah merencanakan melakukan serangan teror dalam upacara penutupan SEA Games ke-29 di Stadion Nasional Bukit Jalil dan upacara Hari Kemerdekaan ke- 60 di Lapangan Merdeka.

"Sejak awal tahun ini, sebanyak 41 orang asing yang termasuk dalam kategori pejuang teroris asing telah ditangkap oleh divisi kontra terorisme Cabang Khusus," kata Fuzi.

"Polisi Royal Malaysia akan terus meluncurkan operasi untuk melacak dan menahan militan asing yang menyusup ke Malaysia untuk berlindung, mengumpulkan dana, melancarkan serangan di negara atau untuk mengubah Malaysia menjadi basis untuk melancarkan serangan di negara-negara ketiga." 

Loading...
Loading...