20 September 2017 12:39 WITA

Lelah Dijanji, Calon Jemaah Umrah Akhirnya Laporkan Global Tour

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Lelah Dijanji, Calon Jemaah Umrah Akhirnya Laporkan Global Tour
Perusahaan travel umrah, Global Tour dan Organizer Makassar, dilaporkan ke Polda Sulsel, Rabu (20/9/2017). Pelaporan dilakukan calon konsumen yang merasa tertipu. Pasalnya, meski telah membayar, mereka tak kunjung diberangkatkan. 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Perusahaan travel umrah, Global Tour dan Organizer Makassar, dilaporkan ke Polda Sulsel, Rabu (20/9/2017). Pelaporan dilakukan calon konsumen yang merasa tertipu. Pasalnya, meski telah membayar, mereka tak kunjung diberangkatkan. 

Mediawati, salah satu pelapor, mengaku telah membayar ke Global Tour pada bulan April 2016 lalu. Ia dijanjikan berangkat umrah pada 15 Juni 2016.

"Saya dan kelompok saya berjumlah 50 orang. Dengan paket eksklusif lailatul qadar. Kami harusnya berangkat umrah dan Idul Fitri di sana," tutur Mediawati, kepada awak media. 

Menurut Mediawati, jumlah yang dibayarkan setiap calon konsumen berbeda-beda. "Ada yang 25 juta, ada juga 38 juta," aku wanita asal Bulukumba ini.

Mediawati menyebut, sebelum melapor, mereka telah berulang kali dijanji akan diberangkatkan. "Dijanji 15 Juni 2017, kemudian diundur tanggal 17, 19 hingga 21 Juni," sambungnya. 

Sementara itu pelapor lainnya, Sukirman, mengaku telah membayar biaya umrah sejak Februari 2016. Ia juga hanya dijanji-janji untuk berangkat. "Saya ada 11 orang sekeluarga dari Enrekang. Yang kami bayar ada 300 juta lebih," ungkapnya.

Global Tour dan Organizer Makassar, menurut para pelapor, dimiliki Edwin Abdul Jabar. Beralamat di Jalan Tupai Nomor 73 B. Dari informasi pelapor, hingga saat ini kantor tersebut masih beroperasi dan terus menerima pendaftaran.