Kamis, 14 September 2017 15:00 WITA

Smart Parking di Makassar Berlaku Oktober 2017

Editor: Fathul Khair Akmal
Smart Parking di Makassar Berlaku Oktober 2017
Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya, akan mulai memberlakukan sistem perparkiran online. Hal ini dilakukan, untuk mewujudkan program smart parking, yang rencananya diberlakukan di awal Oktober 2017 mendatang.

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad mengatakan, pihaknya tengah melakukan survei pemetaan titik-titik parkir yang dimungkinkan untuk diterapkan smart parking.

"Mulai survei di sejumlah titik-titik di kota ini. Nanti titik ini saya sudah arahkan tim untuk membagi kepada tiga daerah klasifikasinya. Daerah padat, sedang dan tidak padat,” kata Irianto, Kamis (14/9/2017).

Guna memaksimalkan penataan wilayah, yang rencananya akan dilakukan pemberlakuan smart parking. Dibutuhkan waktu hingga sepekan atau kurang lebih 10 hari, dengan memprioritaskan wilayah padat kendaraan pengguna jasa parkiran. Misalnya di Pasar Butung dan Jalan Sulawesi.

Dia menjelaskan, tujuan dilakukan survei untuk menentukan efektivitas titik parkiran dan demi memberikan kesejahteraan terhadap seluruh juru parkir (jukir).

“Kira-kira survei makan waktu satu minggu hingga 10 hari. Karena rencananya Oktober sudah mulai. Tapi pasti tidak langsung seluruh titik di Makassar. Kita menunggu hasil survei, dan survei terus dilakukan,” terangnya.

Hasil survei lokasi pun kedepan, rencananya akan ada penggabungan wilayah antara daerah sedang dan tidak padat kendaraan.

“Untuk kesejahteraan jukir tetap ada sharing kita lakukan, tapi sekarang tidak lagi berupa tunai. Kita sudah profesionalkan dibuatkan ATM para jukir, setiap saat bisa pantau lewat HPnya,” kata Anto.

Sementara untuk penarikan tarif kepada pengguna jasa parkir, tetap diupayakan biaya normal. Untuk kendaraan roda dua (motor) Rp1.000, dan roda empat (mobil) Rp2.000.

Untuk diketahui, progress smart parking belakangan ini sudah pernah disimulasikan oleh PD Parkir saat event Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8), 6-10 September 2017 lalu.

Pelayanan jasa oleh jukir, sudah dilengkapi dengan satu set alat berupa handphone android dan printer. Kerja-kerja sistem online ini diantaranya, jukir cukup mengambil gambar kendaraan melalui android, dan secara otomatis akan keluar struk parkir melalui printer.

Adapun setiap android yang sebelumnya telah diisi voucer dengan nominal Rp1 juta secara otomatis akan terdebet sesuai dengan tarif parkir yang berlaku. Transaksi lapangan langsung masuk ke rekening milik PD Parkir  melalui voucher yang dimasukkan ke dalam android para jukir.

“Pembayaran oleh pengguna parkir yang dibayarkan ke Jukir akan kembali dibelikan voucer untuk men-top up (isi ulang) HP jika uang elektronik di dalamnya sudah habis oleh petugas pengawas PD Parkir yang berjaga,” terangnya.

Dengan demikian, progres smart parking ini nantinya tidak ada lagi transaksi parkir secara tunai ditemukan, namun semua casless.

Sebelumnya,Direktur (CIO) PT Trisinergy Global Resources, Kamal Hasan selaku pihak ke tiga dalam pemberlakukan smart parking mengakui, penggunaan aplikasi ini sangat mudah dipergunakan, mengingat setiap orang sudah sangat familiar menggunakan android.

"Peralatan kami persetnya itu senilai Rp6 juta kita gratiskan beserta aplikasi untuk dipakai dalam menunjang penerapan parkir online ini," ujarnya.

Kamal juga mengatakan, alat tersebut selain akan menekan kebocoran setoran, juga akan membuat ekonomi bawah Makassar semakin bergairah.

“Melalui aplikasi kami juga selain meningkatkan PAD, pendapatan jukir, juga membuka peluang setiap jukir berwira usaha. Misalnya, jual pulsa, token listrik, pembayaran air, tiket pesawat, bahkan bisa jadi agen kredit," pungkasnya.