Kamis, 14 September 2017 14:16 WITA

Bom Pinggir Jalan di Thailand Menewaskan 1 Tentara

Editor: Suriawati
Bom Pinggir Jalan di Thailand Menewaskan 1 Tentara
Desa Muslim di Thailand

RAKYATKU.COM - Satu tentara tewas dan 20 orang lainnya terluka akibat ledakan tiga bom pinggir jalan di Thailand, Kamis (14/09). 18 dari mereka yang terluka adalah tentara, sementara dua lainnya merupakan penduduk desa. Menurut laporan, bom pertama tidak menimbulkan korban jiwa.

Ledakan terjadi di Yala, salah satu provinsi berpenduduk mayoritas Muslim etnis Melayu di selatan, di mana pemberontakan separatis telah berlangsung selama beberapa dekade.

BACA JUGA: Krisis Rohingya: Seberapa Besar Kekuatan Aung San Suu Kyi di Pemerintahan?

Seperti kebanyakan kekerasan di Thailand selatan, tidak ada yang mengklaim tanggung jawab atas serangan ini. Namun kuat dugaan bahwa ini dilakukan oleh gerilyawan islam.

"Ini diyakini sebagai karya kelompok kekerasan yang sudah menciptakan insiden di daerah tersebut," kata Pramote Prom-in, juru bicara pasukan keamanan regional, kepada Reuters.

Para gerilyawan berjuang untuk memisahkan diri dari sebagian besar Thailand Buddhis. Sampai mereka dianeksasi pada tahun 1909, tiga provinsi paling selatan Thailand, yaitu di Pattani, Yala dan Narathiwat adalah bagian dari sebuah kesultanan Muslim Melayu yang independen.