Kamis, 14 September 2017 12:54 WITA

Krisis Air Persulit Guru dan Murid di Parepare

Editor: Almaliki
Krisis Air Persulit Guru dan Murid di Parepare

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Krisis air di Bilalange Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, menjadi pekerjaan rumah yang hingga saat ini belum terselesaikan.

Sulitnya air membuat anak sekolah harus mengambil air untuk kebutuhan cuci dan kakus sekolah. Setiap hari, puluhan anak sekolah SDN 76 Bilalange Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, harus mengambil air menggunakan botol plastik, di sumur satu-satunya yang ada di Bilalange, yang jaraknya hampir satu kilogram.

"Iya Pak, tiap hari kami mengambil air untuk keperluan sekolah. Kami mengambil air di sumur yang jaraknya jauh," kata Iqram, pelajar Kelas 4 SDN 76 Bilalange, Kamis (14-9-2017).

Sementara Kepala Sekolah SDN 76 Bilalange, Asriady mengungkap, krisis air terjadi di Bilalange, sejak sebulan terakhir. "Sebenarnya krisis air terjadi sejak lama. Air PDAM tidak semua menjangkau rumah di Bilalange. Sama halnya sekolah kami."

Kata Asriady, bukan hanya pelajar yang diminta mengambil air pada jam istirahat, namun pihak guru pun juga membawa air ke sekolah untuk kebutuhan anak-anak di toilet.