Kamis, 14 September 2017 11:05 WITA

Dana DAK Perbaikan Jalan Pasar Sentral Terancam Dikembalikan

Editor: Almaliki
Dana DAK Perbaikan Jalan Pasar Sentral Terancam Dikembalikan
Ansar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan, pembongkaran lapak pedagang di penampungan Pasar Sentral Makassar, harus segera dibersihkan.

Pasalnya, jika hingga akhir September pengerjaan jalan di Pasar Sentral belum kunjung dilaksanakan, maka Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap kedua sebesar 30 persen, tidak dapat diserap.

"Dana DAK ini punya waktu-waktu pencairan. Apabila waktu pencairan itu lewat, uangnya bisa hangus, atau dengan kata lain dikembalikan ke pusat," kata Ansar pada Rakyatku.com, Kamis (14-9-2017).

Ansar menambahkan, dari DAK sekira Rp17 miliar, sampai saat ini baru terserap 30 persen atau Rp5,1 miliar pada pencairan tahap pertama. Sehingga, masih ada sekira 70 persen yang belum terserap.

"Kami sangat berharap relokasi pedagang dan pembongkaran lapak dapat secepatnya diselesaikan. Karena pemerintah pusat telah membagi proses penyerapan DAK itu ke dalam empat tahap," tuturnya.

Tahap pertama 30 persen, kedua 30 persen, lalu tahap ketiga dan keempat masing-masing 20 persen. Masa pengerjaan 165 hari terhitung sejak 4 Juli 2017 lalu atau harus rampung 25 Desember 2017 mendatang.

Hingga saat ini, pengerjaan jalan di area Pasar Sentral Makassar, diakui Ansar baru mencapai 40 persen. Mencakup Jalan HOS Cokroaminoto, lebih dari 100 meter dan Jalan KH Agussalim.

"Perkembangan pengerjaan sangat sedikit. Belum ada yang tuntas, hanya sepotong-sepotong yang dikerjakan. Karena itu tadi, kita terhalang oleh lapak pedagang yang masih berdiri di sana," pungkasnya.