13 September 2017 18:23 WITA

Ayah dan Dua Anaknya Ditangkap karena Pelaku Bom Ikan

Editor: Adil Patawai Anar
Ayah dan Dua Anaknya Ditangkap karena Pelaku Bom Ikan

RAKYATKU.COM, PALU - Direktorat Polisi Perairan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menangkap tiga pelaku pengeboman ikan di perairan Donggala, Rabu dini hari (13/9/2017).

“Tiga pelaku bom ikan ini adalah ayah dan dua anak kandungnya. Sang ayahnya diketahui merupakan residivis dalam kasus yang sama,” kata Direktur Polair Polda Sulteng Kombes Polisi Fauzi Bakti Mochji melalui Kasubdit Penegakan Hukum AKBP Idris di Desa Labuan, Kabupaten Donggala, saat gelar konfrensi pers

Ia menjelaskan, ketiga pelaku bom ikan yang ditangkap Lamuri (56) serta dua anaknya Sarjan (28) dan Darman (24), warga Dusun Kulolu Desa Ganti, Kecamatan Banawa, Donggala. Ketiga pelaku ini dibekuk saat sedang beraksi mengebom ikan di Perairan Desa Salubomba, Kecamatan Banawa, Donggala.

Menurut Idris, penangkapan ketiga pelaku ini bermula dari informasi dari warga setempat yang resah dengan maraknya aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan bom.

Selain menangkap tiga pelakunya, anggota juga mengamankan barang bukti satu buah kompresor, dua selang kompresor, dua pasang sepatu katak, tiga jaring pengumpul ikan, tiga kacamata selam, dua dakor selam, enam termos ikan, satu jerigen minyak, dan ikan sebanyak empat kilogram.

“Kami juga mengamankan barang bukti lainnya di pesisir pantai milik para pelaku yakni empat botol bom rakitan, tiga botol berisi pupuk matahari, satu botol berisi serbuk korek api, enam buah dopis, dua rol benang hitam dan putih, 10 patahan anti nyamuk bakar, satu kacamata, satu termos ikan, satu tempat sabun, serta satu tas merah,” tegasnya

Terhadap ketiga tersangka pelaku bom ikan ini, penyidik menjeratnya dengan pasal 8 ayat (1) junto pasal 84 ayat 1 junto pasal 8 ayat 1 junto pasal 100 B Undang-Undang (UU) Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.