Rabu, 13 September 2017 16:40 WITA

PM Singapura Ucapkan Selamat pada Presiden Halimah Yacob

Editor: Suriawati
PM Singapura Ucapkan Selamat pada Presiden Halimah Yacob
Foto: Lee Hsien Loong / Facebook

RAKYATKU.COM - Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong mengucapkan selamat kepada presiden terpilih, Halimah Yacob. Wanita berusia 63 tahun ini akan menjadi presiden wanita pertama di Singapura dan kepala negara Melayu pertama dalam 47 tahun.

Halimah menjadi presiden tanpa melalui pemilihan, karena menjadi satu-satunya calon Presiden dari tiga orang yang mengajukan diri sebagai kandidat.

BACA JUGA: Mengenal Halimah Yacob, Presiden Wanita Pertama Singapura

Dua pesaing lainnya, pengusaha Mohamed Salleh Marican dan Farid Khan, tidak bisa maju, karena tidak memenuhi salah satu persyaratan minimum untuk mencalonkan diri.

Di bawah amandemen Konstitusi yang mulai berlaku pada bulan Juni tahun ini, pemohon harus menunjukkan bahwa mereka memimpin sebuah perusahaan dengan ekuitas minimal 500 juta dollar Singapura.

PM Singapura Ucapkan Selamat pada Presiden Halimah YacobDalam sebuah postingan Facebook pada hari Rabu, Lee mengatakan bahwa dia yakin Halimah akan memenuhi perannya dengan baik. Ia juga mencatat bahwa dia telah melayani Singapura sebagai anggota serikat pekerja, pemimpin masyarakat, Anggota Parlemen, Menteri Negara dan Ketua DPRD. 

"Dia akan membawa pengalamannya yang panjang bekerja dengan orang-orang Singapura dari semua lapisan masyarakat, dan memperjuangkan pekerja dan kelompok-kelompok yang kurang beruntung," kata Lee. 

Perdana Menteri juga mengucapkan terima kasih kepada Mohamed Salleh Marican dan Farid Khan karena telah menawarkan diri mereka sebagai kandidat.

"Saya berterima kasih kepada mereka juga karena telah menerima keputusan Komite Pemilu Presiden. Inilah cara untuk membuat proses demokrasi kita berjalan dengan baik dan demi kepentingan orang Singapura."

"Saya harap kita semua akan mendukungnya sebagai Presiden kita yang berikutnya. Saya berharap bisa bekerja sama dengannya untuk melayani orang Singapura dan negara."