13 September 2017 09:44 WITA

Polda Sulsel Ditantang Tembak Anggotanya yang Terlibat Narkoba

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Polda Sulsel Ditantang Tembak Anggotanya yang Terlibat Narkoba
ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel ditantang untuk menindak tegas oknum polisi yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut seperti disampaikan Ketua Umum PP Generasi Muda Nusantara Anti Narkotika (GENETIKA), Djaya Jumain. 

Djaya menyebut, sebagai penegak hukum Polda Sulsel harusnya memberi contoh keseriusannya memberantas tindak pidana penyalahgunaan narkotika. "Jika ada oknum polisi yang terlibat harus ditindak tegas dan transparan, bukan dengan menutup-nutupi proses hukum yang berlangsung," ungkap Djaya, Rabu (13/9/2017).

Genetika juga menyebut, Polda Sulsel semestinya mengambil makna dari kalimat yang disampaikan oleh kepala BNN RI, Komjen Budi Waseso (Buwas). Dimana dengan tegas Buwas menyebut menyiapkan peluru untuk para pengedar. 

"Jangan hanya warga sipil yang bisa dilumpuhkan dengan tembakan. Oknum polisi juga yang terlibat. Apalagi yang sudah kelas pengedar dan bandar," tambahnya.

Sebelumnya Resnarkoba Polda Sulsel kembali menangkap oknum anggota polisi yang diduga terlibat tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Penangkapan tersebut dilakukan di BTN Sekkang Mas Kelurahan Watang Sawitto Kecamatan Watang Sawitto Kabipaten Pinrang.

Di dalam rumah oknum polisi itu ditemukan 1 set alat isap sabu (bong), beberapa plastik sachet (kosong), 1 timbangan digital elektronik, 4 korek gas, uang sebesar Rp9.500.000, dan 1 kaca pirex. "Jika mekihat dari alat bukti yang ditemukan tersebut, jelas yang bersangkutan bukan kelas pemakai saja tapi sudah kebih dari itu," tambah Djaya.