Rabu, 13 September 2017 07:30 WITA

AS Minta Larangan Total Penjualan Minyak Terhadap Korut

Editor: Fathul Khair Akmal
AS Minta Larangan Total Penjualan Minyak Terhadap Korut

RAKYATKU.COM - Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat akhirnya mengeluarkan resolusi baru terhadap Korea Utara. Sanksi baru PBB itu, antara lain larangan ekspor tekstil serta larangan pengiriman uang dari luar negeri.

Dikutip dari dw.com, duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley menegaskan, "AS tidak mencari perang" dengan Korea Utara". Dia mengatakan, pekerja asal Korut luar negeri setiap tahun mengirim uang 1,3 miliar dolar ke Pyongyang . 

"Resolusi yang baru akan menyengsarakan rezim dan program nuklirnya", kata Haley menambahkan.

Resolusi yang disetujui oleh semua 15 anggota Dewan Keamanan,juga membatasi ekspor minyak mentah pada level saat ini, dan membatasi penjualan minyak sulingan menjadi dua juta barel per tahun.

Sementara itu, rancangn resolusi AS sebenarnya menuntut sanksi yang lebih keras, yaitu larangan total penjualan minyak. Namun hal itu tidak disetujui oleh Rusia dan Cina.

"Kami harus menghentikan langkah Korut menuju persenjataan nuklir dengan kemampuan menyerang ke manapun di dunia," kata Haley.

"Jika rejim Korut membuktikan diri dapat hidup dalam perdamaian, maka dunia akan hidup dalam damai..," papar Haley.