Senin, 11 September 2017 11:35 WITA

Imbauan KPU pada yang Berminat Maju Lewat Jalur Independen

Editor: Almaliki
Imbauan KPU pada yang Berminat Maju Lewat Jalur Independen

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - KPU Sulsel mengimbau kepada bakal calon gubernur yang ingin maju lewat jalur independen, untuk segera melakukan koordinasi. Dikarenakan ada sejumlah persyaratan teknis dan administrasi, yang mesti diketahui lebih dini kepada bakal calon tersebut.

"Dari sekarang, sebaiknya berkoordinasi dengan KPU Sulsel tentang pengisian formulir dan aplikasi yang digunakan untuk menyetor syarat dukungan perseorangan ke KPU. Karena jangan sampai terhambat administrasi, karena tidak berkoordinasi dengan KPU," kata Komisioner KPU Sulsel, Misna M Attas, Minggu (10-9-2017) kemarin.

Dijelaskan, bagi bakal pasangan perseorangan yang berminat, harus mengisi aplikasi yang memang telah disediakan. Aplikasi itu disebut SILON (Sistem informasi pencalonan) yang terkoneksi dengan aplikasi data pemilih (Sidalih).

"Jadi selain penyetoran data lewat aplikasi, bakal calon juga harus menyetor persyaratan dukungannya dalam bentuk hard copy," ucapnya.

Ditanya soal format pengumpulan dukungan, Misna enggan membeberkan. Ia hanya berharap, agar bakal calon perseorangan segera berkoordinasi agar dapat diberi informasi yang lebih detail, perihal pencalonan lewat jalur independen.

Lebih lanjut dipaparkan, saat verifikasi berkas dukungan oleh KPU, jika ditemukan berkas yang dianggap tidak sah, maka bakal calon harus mengumpulkan dukungan dua kali lipat dari data yang tertolak.

"Misalnya, setelah diverifikasi ada 50 ribu KTP yang menurut KPU tidak tepat, maka saat pelengkapan berkas ulang, bakal calon tersebut harus mengumpulkan 100 ribu KTP," jelasnya.

Tidak sahnya dukungan, kata Misna, bisa disebabkan oleh banyak faktor. Seperti tidak ditemukannya pemilih tersebut di daerah yang dimaksudkan, pemilik KTP telah meninggal dunia, dan lain sebagainnya.

Berikut tahapan jalur perseorangan di Pilkada Serentak 2018:

Syarat dukungan perseorangan.
1. Penyerahan syarat dukungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk KPU Provinsi/KIP Aceh: 22-26 November 2017.
2. Penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda: 22 November-5 Desember 2017.
3. Penyampaian syarat dukungan kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota: 6-8 Desember 2017.
4. Penyerahan syarat dukungan pasangan calon bupati-wakil bupati atau calon wali kota dan wakil wali kota kepada KPU/KIP Kabupaten/Kota: 25-29 November 2017.
5. Penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda: 25 November-8 Desember 2017.
6. Penyampaian syarat dukungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota kepada PPS: 9-11 Desember 2017.