10 September 2017 16:12 WITA

Petani Bawang Merah di Jeneponto Merugi

Editor: Almaliki
Petani Bawang Merah di Jeneponto Merugi

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Harga bawang merah turun Rp12 ribu per kilonya di Kampung Bontocinde Kelurahan Bontotangnga Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

"Ini lebih mahal dari harga bibit, pupuk herbisida, dan biaya lainnya. Kalau bawang merah ini dihargai di pedagang Rp12 ribu, sudah jelas petani rugi. Saya tidak ingin menjualnya kalau harga Rp12 ribu. Stabilnya itu Rp25 ribu," ujar Syamsuddin Daeng Tinggi (41) salah seorang petani bawang merah di kampung itu, Minggu (10-9-2017).

Ia mengaku, harga bawang merah pada bulan Juli jauh lebih baik. Sekiranya, harga mencapai Rp18 ribu ke atas per kilonya.

Daeng Sani (53) pedagang bawang merah setempat mengatakan, turunnya harga bawang merah karena banyak bawang kiriman dari luar kota, seperti dari Bima. Sehingga mempengaruhi harga bawang merah lokal di petani yang ada di Jeneponto.

"Untuk sementara ini, harga bawang memang turun. Namun kita pedagang tetap membeli, meski harga turun."