04 September 2017 15:46 WITA

Cucu Kaisar Jepang Resmi Tunangan Dengan Orang Biasa

Editor: Suriawati
Cucu Kaisar Jepang Resmi Tunangan Dengan Orang Biasa
Putri Mako dan Kei Komuro

RAKYATKU.COM - Cucu tertua Kaisar Jepang, Putri Mako secara resmi mengumumkan pertunangannya dengan orang biasa setelah menerima persetujuan kaisar.

Pengumuman ini memulai proses pernikahan yang panjang, dan ini juga berarti sang putri akan kehilangan status kerajaannya.

BACA JUGA: Cucu Kaisar Jepang Akan Bertunangan Dengan Pria Biasa

Di bawah undang-undang Jepang yang kontroversial, anggota keluarga kekaisaran perempuan akan kehilangan status mereka, jika menikah dengan orang biasa, sedangkan anggota laki-laki tidak.

Dalam sebuah konferensi pers pada hari Minggu, Putri Mako dan tunangannya Kei Komuro mengatakan bahwa hubungan mereka dimulai lima tahun lalu di Universitas Kristen Internasional Tokyo, tempat mereka lulus.

"Pertama, aku tertarik oleh senyumnya yang cerah seperti matahari," kata Mako sambil tersenyum malu-malu, seperti diberitakan Metro UK. 

"Saya sadar sejak kecil bahwa saya akan meninggalkan status kerajaan begitu saya menikah," kata Putri Mako. "Meskipun saya bekerja untuk membantu kaisar dan memenuhi tugas sebagai anggota keluarga kerajaan sebanyak yang saya bisa, saya telah menghargai hidup saya sendiri."

Pengumuman resmi tersebut dikeluarkan dari Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang pada hari Minggu, setelah media lokal melaporkan berita tentang rencana pertunangan mereka pada bulan Mei.

Tunangannya adalah seorang pegawai biro hukum berusia 25 tahun. Dalam konferensi dia menggambarkan sang putri sebagai seseorang yang diam-diam mengawasinya "seperti bulan."

Putri Mako adalah anak tertua Pangeran Fumihito, yang gelar resminya adalah Pangeran Akishino. Dia mengejar gelar doktor dan bekerja sebagai peneliti museum.

Pengumuman tersebut awalnya diharapkan pada bulan Juli, namun ditunda setelah bencana hujan melanda Jepang barat. 
Pernikahan tersebut diperkirakan akan berlangsung tahun depan, menurut NHK.

Tags
Jepang