Senin, 04 September 2017 05:00 WITA

Inilah Sistem Pendidikan Unik di Dunia

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Inilah Sistem Pendidikan Unik di Dunia

RAKYATKU.COM - Setiap negara punya sistem pendidikan tersendiri yang beda antara satu sama lainnya. Hal ini diterapkan sesuai dengan kebutuhan generasi muda buat mengembangkan pola pikir dan potensinya. 

Banyak sistem pendidikan unik yang mungkin tidak temui di Indonesia. Salah satunya tidak ada pekerjaan rumah. Dilansir kapanlagi, berikut sistem pendidikan unik yang ada di Dunia:

1. Sekolah Tidak Ada PR

Di Finlandia, mereka lebih mengutamakan kegiatan belajar-mengajar di sekolah dan membiarkan anak-anak aktif di rumah, tanpa beban. Bahkan kabarnya, ujian nasional hanya dilakukan sekali, yaitu ketika mereka berusia 16 tahun.

2. Jumlah Siswa dalam Kelas Dibatasi

Belajar rame-rame memang menyenangkan. Tapi kalau sampai jumlah siswa dalam satu kelas terlalu banyak, jadinya malah rame sendiri, nggak ada belajarnya. Belajar juga butuh fokus. 

Bakal sulit untuk fokus kalau teman ngobrolnya lebih banyak. Dengan jumlah siswa yang terbatas, tak hanya murid yang diuntungkan, guru pun jadi lebih mudah menyampaikan pelajaran dan memerhatikan para siswanya.

3. Belajar Lebih Banyak Diskusi

Di sekolah luar negeri, belajar itu nggak cuma mendengarkan dan mencatat apa yang dikatakan guru. Mereka  juga diajak untuk memecahkan sebuah solusi. 

Dengan cara ini seorang murid akan berpartisipasi lebih aktif dan berani mengemukakan pendapat, serta bisa menjadi guru bagi teman-temannya.

4. Belajar Dengan Teknologi Terkini

Sekolah luar negeri juga mengajak murid-muridnya supaya nggak gagap teknologi dengan memberikan pembelajaran menggunakan teknologi terkini. Nggak sekadar layar slide, untuk mencatat pun menggunakan tablet atau laptop. 

Dengan genggaman yang lebih canggih, nggak cuma buku catatan, murid akan lebih terbantu dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Bila menemui jalan buntu, tinggal buka internet dan pelajari solusinya.

Untungnya belajar dengan teknologi terkini sekarang juga mulai diterapkan oleh beberapa sekolah di Indonesia. Berbagai tugas bisa diselesaikan dengan mudah karena mencari referensi sekarang nggak hanya di perpustakaan saja. Berbekal smartphone di genggaman, kamu bisa mencari materi untuk mengerjakan tugas.