02 September 2017 16:29 WITA

Lucu, 4 Tragedi Sapi Mengamuk saat Akan Disembelih

Editor: Ibnu Kasir Amahoru

RAKYATKU.COM - Hari Raya Idul Adha identik penyembelihan hewan kurban. Tak heran, dari anak kecil hingga orang dewasa paling antusias menyaksikan penyembelihan hewan dari jarak dekat. 

Di balik antusiasme masyarakat menyaksikan penyembelihan hewan, ada sederet panitia yang harus bekerja keras mengendalikan hewan-hewan kurban agar tidak memberontak. Mengendalikan sapi tentu jauh lebih sulit daripada kambing. 

Bobot tubuhnya yang besar dan tenaganya yang super, membuat panitia kelimpungan. Tiap tahunnya pasti ada saja tragedi sapi mengamuk sampai menghebohkan warga sekitar. 

Nah, dilansir laman Vemale, pada momen Idul Adha 2017 ini kejadian sapi mengamuk kembali terulang. Bahkan bisa dibilang lebih ekstrem dari tahun-tahun sebelumnya. Ada sapi yang sampai menceburkan diri ke sungai dan berdiri dengan dua kaki.

1. Sapi dan panitia tercebur ke sungai.

Di kawasan Matraman, Jakarta Timur, kejadian hewan kurban mengamuk sampai viral di sosial media. Bagaimana tidak, sapi kurban yang mengamuk berlari sampai ke arah sungai. 

Ia terus berontak dan berulah di tepian sungai tersebut. Tiba-tiba si sapi yang tali pengikatnya dipegangi dua orang panitia, menceburkan diri ke sungai dan membuat seorang panitia ikut tercebur.

2. Sapi mengamuk hingga berdiri dengan dua kaki.

Di Malang, Jawa Timur, sapi kurban juga menghebohkan warga sekitar dengan amukannya. Sapi jenis limosin yang terkenal berbobot besar serta bertenaga lebih kuat dibanding sapi lain ini, merepotkan warga dengan tingkahnya. 

Sesaat sebelum disembelih, ia terus berusaha kabur sehingga dibutuhkan 4 orang pria dewasa untuk menarik tali pengikatnya. Tidak hanya berontak, sapi limosin ini sampai melompat dan berdiri dengan dua kaki belakangnya saja. Sementara dua kaki depannya diangkat tinggi mengundang teriakan heboh warga.

3. Sapi mengamuk hingga robohkan rumah.

Kalau sapi lain hanya mengejar warga atau berdiri dengan dua kaki, sapi kurban di Lampung ini sampai merobohkan rumah. Rumah yang bangunannya sudah nampak tua di Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, roboh diterjang sapi kurban.

Menurut warga sekitar, sejak pukul 00.40 WIB atau Jumat (01/09) dini hari, sapi tersebut terus mengamuk sampai tali pengikatnya lepas dan berlari menerjang tiang penyangga rumah. Alhasil rumah tersebut roboh, namun untungnya tidak sampai menimpa hewan kurban lainnya yang berada di lokasi yang sama.

Kehebohan tidak berhenti di situ. Pagi hari sebelum shalat Idul Adha dimulai, sapi yang sama kembali membuat kehebohan dengan mengamuk sampai tali pengikatnya lepas lagi. 

Kini ia sampai berlari sejauh setengah kilometer melewati lokasi shalat Idul Adha. Sontak kejadian itu membuat warga, terutama para pria, berhamburan mengejar si sapi. Kocak banget, sih sapi Lampung ini!

4. Sapi mengamuk acak-acak posko panitia.

Tidak tanggung-tanggung, amukan hewan kurban yang satu ini hingga merepotkan sederet aparat kepolisian. Kejadian ini terjadi di halaman Kantor Polres Kediri yang menyediakan tempat untuk penyembelihan hewan kurban. 

Sapi milik Kepolisian Polres Kediri tersebut mengamuk sebelum disembelih hingga tali pengikatnya lepas. Si sapi segera berlari ke arah posko panitia dan mengacak-acak apapun yang ada di sana. Panitia yang panik segera berhamburan kalang kabut menyelamatkan diri.

Bukannya ketakutan, mereka justru berlari sambil tertawa geli karena heboh dikejar sapi. Ditambah teriakan histeris ibu-ibu yang tak kalah menggelikan. Akhirnya sapi dapat dijinakkan setelah lebih dari sepuluh orang mengepungnya, termasuk jajaran aparat kepolisian Polres Kediri.