02 September 2017 13:56 WITA

Sarampa, Korban Ditabrak Mobil Kondisinya Kini Memprihatinkan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sarampa, Korban Ditabrak Mobil Kondisinya Kini Memprihatinkan
Sarampa (48), warga Butta Limbua Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Pasca kecelakaan pada tanggal 29 Agustus lalu di Buludua Tanjunge Kabupaten Soppeng, Sarampa (48), warga Butta Limbua Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Jeneponto kini mengalami luka serius dengan kondisi patah tulang remuk pada bagian lutut. 

Marzuki (40), keluarga korban yang pada saat itu di lokasi kejadian mengatakan, kejadian itu berawal saat motor yang dikemudikan Paju berboncengan dengan istrinya (Sarampa) dari arah tanjakan dan menikung. Namun dari depan, tiba-tiba mobil Honda Brio dengan nomor polisi DW 123 DN muncul dan menabrak motor hingga terlempar. 

"Saya sendiri sempat mengejar itu mobil. Saat itu juga saya minta STNK mobilnya, namun tidak di kasih dan saya langsung kembali lagi ke korban untuk memberikan pertolongan. Tapi saya juga sempat catat plat mobilnya," kata Marsuki, Sabtu (2/9/2017).

Sementara itu, Rosmiati (27), anak Korban mengungkapkan, untuk sementara orang tuanya itu berobat kampung di Tenetea, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit.

"Saat itu ibuku, dirawat di Puskesmas Tanjunge Soppeng, dan sempat juga di rawat di Rumah Sakit Umum Kabupaten Barru. Tapi karena masalah biaya, orangtuaku (Sarampa dan Paju) dibawa ke Jeneponto," ungkap Rosmiati.

Saat ini Sarampa tidak bisa berjalan. Selain itu korban pun mengalami sakit pada bagian dada dan susah untuk tidur. Sedangkan Paju Suami korban juga mengalami luka serius pada kaki kanannya.

Terpisah, anggota Satlantas Polres Soppeng, Bripka Yulianto membenarkan kejadian itu. Menurutnya, mobil yang menabrak korban itu kemudikan oleh Jamaluddin, warga Sinjai. Mobil tersebut sudah diamankan di Polres Soppeng.

"Kejadian itu sementara dalam penanganan Polres Soppeng. Tersangka Jamaluddin sudah diamankan," beber Yulianto.