Jumat, 01 September 2017 13:42 WITA

Senin, NPHD Bawaslu Sulsel Diteken

Penulis: Azwar Basir
Editor: Fathul Khair Akmal
Senin, NPHD Bawaslu Sulsel Diteken
Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel sudah bisa bernafas lega setelah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang akan diteken bersama Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Senin 4 September mendatang. 

Anggaran untuk Bawaslu yang telah disepakati dan akan diteken itu, sebanyak Rp141 miliar. Anggaran tersebut sudah termasuk dalam anggaran dana sharing yang akan dibagikan untuk 12 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak 2018.

"Telah disepakati pada angka Rp141 miliar. Sedangkan untuk besaran dana sharing yang dibagikan kabupaten/kota akan dibicarakan setelah dilakukan tanda tangan," ujar Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi. 

Laode Arumahi menuturkan, pihaknya sudah membuat catatan terkait jumlah dana sharing yang akan dibagikan ke kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada serentak. Akan tetapi, ia masih enggan mengungkapkan jumlahnya sebab belum ada penandatanganan. 

"Tidak etis dilakukan pengumuman sebelum resmi. Nanti dirilis besarannya dana sharing ke kabupaten setelah tanda tangan. Tapi secara umum jika di hitung-hitung setelah dibagikan ke kabupaten/kota tersisa di provinsi hanya Rp13 miliar sekian," katanya.

loading...

Penandatanganan NPHD Bawaslu sudah molor dari deadline yang telah ditetapkan. Seharusnya pendatangan NPHD Bawaslu sudah selesai diteken 31 Juli kemarin. Namun, karena belum ada anggaran dari Pemprov maka belum bisa diteken. 

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat itu hanya berharap kepada Bawaslu untuk sabar dan akan mencari jalan keluar terkait belum rampungnya penandatanganan NPHD Bawaslu. 

Setelah nantinya NPHD Bawaslu rampung, Laode akan kembali bekerja dan melakukan koordinasi kepada seluruh kabupaten/kota untuk melanjutkan pekerjaan. 

"Karena kabupaten/kota dari kemarin tidak mau bekerja sebelum ada kejelasan tentang penandatanganan NPHD Bawaslu," pungkasnya.

Loading...
Loading...