Sabtu, 26 Agustus 2017 21:17 WITA

Kepala DP2 Makassar Jadi Pembicara Rembuk Nasional Revolusi Mental

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Kepala DP2 Makassar Jadi Pembicara Rembuk Nasional Revolusi Mental
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Abdul Rahman Bando, mewakili Wali Kota Makassar, tampil sebagai narasumber dalam acara "Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Kerja Nyata Revolusi Mental, Kota Solo (26/8/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Abdul Rahman Bando, mewakili Wali Kota Makassar, tampil sebagai narasumber dalam acara "Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Kerja Nyata Revolusi Mental, Kota Solo (26/8/2017). Rahman Bando menjadi pembicara bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Konawe.

Pada acara yang dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman tersebut, Rahman Bando memaparkan program kerja dan inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar, guna peningkatan mutu kualitas kebersihan di Kota Makassar.

Kegiatan yang dihadiri utusan dari 514 kabupaten kota se-Indonesia tersebut, mengangkat tujuh program utama, yaitu Peningkatan perilaku hidup sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan, satuan kerja dan komunitas.

Peningkatan sinergi penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang perilaku hidup bersih dan sehat. Kepala DP2 Makassar Jadi Pembicara Rembuk Nasional Revolusi MentalPengembangan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terintegrasi termasuk kali bersih, sarana dan prasarana pelayanan publik.

Loading...

"Kita juga membahas tentang penyempurnaan peraturan perundang-undangan (deregulasi). Serta pemberian kemudahan bagi dunia usaha dan lembaga yang melakukan pengelolaan sampah," kata Rahman Bando.

Kemudian bagaimana mengutamakan peran serta masyarakat di dalam menunjang perilaku bersih dan sehat. Peningkatan penegakan hukum di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan.

"Dari ketujuh program utama gerakan Indonesia bersih tersebut, Kota Makassar telah melaksanakannya dan terus berupaya mengoptimalkannya," pungkasnya.

Loading...
Loading...