Sabtu, 26 Agustus 2017 14:45 WITA

Delegasi ICS Bahas Pembangunan Berkelanjutan di Makassar

Editor: Mulyadi Abdillah
Delegasi ICS Bahas Pembangunan Berkelanjutan di Makassar
Foto: Himawan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Puluhan pemuda Makassar yang merupakan delegasi sejumlah lembaga maupun instansi menghadiri Roadshow Indonesian Citizens Summit 2.0 (ICS) di Baruga Anging Mammiri, Makassar, Sabtu (26/8/2017). 

Kegiatan ini diinisiasi Meetchange.org dan merupakan rangkaian acara ICS 2.0 sebelum acara puncaknya yang akan dilaksanakan di Jakarta pada bulan November mendatang. 

Penanggung jawab Pelaksana ICS 2.0 Makassar, Ronny mengatakan, kegiatan berupa diskusi ini mengangkat topik mengenai pembangunan berkelanjutan atau Suistainable Development Goals (SDG) yang telah disepakati di PBB di tahun 2015 silam. 

Diskusi ini juga mempertemukan semua stakeholder pembangunan yang ada di Makassar mulai dari pemerintah, swasta dan seluruh lapisan masyarakat. 

"Di sini semua stakeholder pembangunan bertemu dan saling share terkait masalah pembangunan berkelanjutan yang ada di Makassar. Isu yang dibawa itu SDG, seperti yang telah disepakati PBB," ungkap Ronny kepada Rakyatku.com, Sabtu (26/8/2017).

Delegasi ICS Bahas Pembangunan Berkelanjutan di Makassar

Ronny menambahkan, acara ini juga merupakan sosialisasi tentang indikator-indikator pembangunan yang berkelanjutan (Suistainable). Setidaknya ada 17 indikator yang termasuk dalam SDG/pembangunan berkelanjutan diantaranya pengentasan kemiskinan, kelaparan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, hingga kolaborasi. 

"Ide pembangunannya itu bottom up, melibatkan semua pihak supaya pembangunannya itu inklusif dan nyaman bagi semua," lanjut Ronny. 

Para stakeholder pembangunan yang terlibat sebagai pemateri dalam acara ini ialah Nur Kamarul Zaman (Bappeda), Muhammad Zuhair dari pihak swasta (koordinator umum Wisma Kalla), Mulyadi Prajitno (Perwakilan INFID Sulsel), Muhammad Tamar (Pakar Psikologi Sosial). 

Dengan adanya kegiatan ini, Ronny berharap bisa melahirkan nota kesepakatan/saran dan ide yang kreatif dan inovatif untuk pembangunan berkelanjutan kota Makassar (pembangunan yang tidak hanya mengenai infrastruktur) dan mengeksplor potensi-potensi yang baik untuk pembanungan kedepannya. 

Adapun para peserta forum itu berasal dari unsur pemerintah kota Makassar, akademisi, aktivis sosial, pengusaha wiraswasta, yayasan, komunitas serta para Mahasiswa yang ada di Makassar.

Berita Terkait