23 August 2017 19:47 WITA

2018, Mobil Tambang Tak Lagi Lewat di Dalam Kota Pangkep

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
2018, Mobil Tambang Tak Lagi Lewat di Dalam Kota Pangkep

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkep mulai mengerjakan jembatan senilai 16 miliar. Jembatan tersebut bertujuan mengurai jalan yang nantinya akan digunakan armada perusahaan tambang yang ada di Pangkep.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pangkep, Sunandar mengatakan, jembatan sepanjang 70 meter ini murni dibuat Pemda Pangkep dengan menggunakan anggaran APBD.

"Kedepan tambang tidak masuk lagi ke kota. Jadi tidak mengandalkan jalan nasional saja. Akan ada jalan khusus untuk armada tambang di Pangkep," kata Sunandar, Rabu (23/8/2017).

Sunandar menjelaskan, selama ini image yang berkembang di masyarakat, mobil bermuatan berat selalu merusak jalan. Sedangkan hal itu bisa disiasati, mengingat Pangkep merupakan daerah yang potensial, khususnya tambang.

"Industri tidak bisa kita hindari, tujuan pembangunan kita harus sudah memikirkan akses jalan, bagaimana jalan dapat dilalui armada industri dan juga masyarakat secara umum. Minimal dengan pembagian jalan ini, masyarakat paham kalau lewat sana banyak mobil besar, lewat sini tidak," jelasnya.

Jembatan ini, kata Sunandar, rencananya akan memotong sungai Pangkajene, mempertemukan Kelurahan Pabundukang dengan kampung Talakka, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Minasatene.

Dalam perencanaannya, jembatan ini akan menggunakan rangka baja, dengan lebar badan jalan 6 meter, dan panjang 70 meter. Dengan dua sisi abodement, setinggi 8.3 meter, dengan kedalaman pancang untuk sampai di tanah keras, 15 dan 18 meter

"Target kita 2018 sudah selesai. Tahun ini kita selesaikan dulu satu abodemen yang di Kampung Talakka dengan nilai anggaran 2 miliar," tukasnya.