19 August 2017 14:49 WITA

Kepala Strategi Gedung Putih Dipecat Dari Jabatannya

Editor: Suriawati
Kepala Strategi Gedung Putih Dipecat Dari Jabatannya
Steve Bannon (kiri)

RAKYATKU.COM - Kepala Strategi Gedung Putih, Steve Bannon dipecat dari jabatannya, menurut pernyataan dari sekretaris pers Sarah Sanders.

"Kepala Staf Gedung Putih dan Steve Bannon telah sepakat bahwa hari ini merupakan hari terakhir Steve. Kami berterima kasih atas pelayanannya dan mendoakan semoga ia sukses," kata pernyataan tersebut.

BACA JUGA: Christopher Wray Terpilih Sebagai Direktur Baru FBI

Mengutip seorang sumber, The Guardian melaporkan bahwa Bannon sebenarnya telah resmi mengundurkan diri beberapa minggu yang lalu, sebelum kehebohan atas ucapan Trump yang menyamakan neo-Nazi dan pemrotes sayap kiri di Charlottesville, Virginia.

Pada Jumat sore, situs Breitbart, tempat Bannon bekerja sebagai editor sebelum bergabung dengan Gedung Putih, mengumumkan bahwa dia telah kembali memimpin sebagai ketua eksekutif dan memimpin pertemuan editorial malam mereka.

Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News pada Jumat siang, Bannon mengatakan "jika ada kebingungan di luar sana, biarkan saya membersihkannya."

"Saya meninggalkan Gedung Putih dan akan berperang untuk Trump melawan lawan-lawannya, di Capitol Hill, di media, dan di perusahaan Amerika," katanya.

Bannon telah memainkan peranan penting dalam membangun kebijakan dalam dan luar negeri bagi pemerintahan Trump. Namun popularitasnya mengalami kemunduran dalam beberapa bulan terakhir, setelah menanggung sebagian besar kesalahan atas kegagalan larangan terbang.

Kepergian Bannon meninggalkan kekosongan besar di Gedung Putih. Menurut The Guardian, kepergiannya akan memberikan lebih banyak kekuatan dan pengaruh bagi tokoh-tokoh seperti menantu Trump Jared Kushner dan dewan ekonomi nasional, yang memiliki sedikit hubungan ideologis dengan partai Republik dan gerakan konservatif.